Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS POLA PENALARAN SISWA DALAM MENJELASKAN KONSEP FISIKA MENGGUNAKAN ANALOGI DI SMAN 5 BANDA ACAEH
Pengarang
Mera Hartati - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1306103030028
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Fisika (S1) / PDDIKTI : 84203
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Untuk memenuhi keinginan pemerintah yang telah mencantumkan fungsi dari pelajaran fisika, maka hal yang harus diperhatikan yaitu kemampuan berpikir analitis. Kemampuan berpikir analitis tersebut salah satunya yaitu kemampuan menalar atau kemampuan analogi. Penelitian ini berupaya mengungkapkan pola penalaran yang digunakan siswa dalam menjelaskan konsep fisika menggunakan analogi. Secara khusus penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) pola penalaran yang digunakan siswa dalam menjelaskan konsep fisika menggunakan analogi pada pembelajaran fisika dan (2) faktor-faktor kesulitan siswa dalam menjelaskan konsep fisika menggunakan analogi pada pembelajara fisika.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data pada penelitian ini berasal dari data primer (data diperoleh langsung dari responden). Adapun subjek penelitian adalah siswa kelas XII IPA 1 yang berjumlah 24 responden.
Teknik pengumpulan data yang dapat digunakan dalam penelitian ini terdiri dari: (1) pemberian tes subjektif tertulis; dan (2) wawancara. Tes subjektif yang digunakan berupa tes tertulis yang diberikan agar subjek dapat mengapresiasikan penjelasannya secara tertulis terhadap suatu persoalan. Adapun wawancara merupakan suatu proses bertukar pikiran melalui kegiatan tanya jawab untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan oleh peneliti.
Berdasarkan hasil analisis data, temuan penelitian ini dapat dikemukakan sebagai berikut. Pertama, pola penalaran analogi siswa dalam menjelaskan konsep fisika lebih dominan menggunakan pola penalaran induktif (83%) dibandingkan pola penalaran deduktif (17%). Hal ini disebabkan siswa dalam menyajikan analoginya lebih menekankan kepada struktur dasar berdasarkan fakta-fakta yang sudah diketahui dan berusaha untuk menyimpulkan pernyataan yang bersifat umum berdasarkan pernyataan khusus yang diketahui. Kedua, faktor kesulitan siswa dalam menjelaskan konsep fisika menggunakan analogi lebih dominan dalam mencari analogi yang tepat dengan konsep ilmiah. Hal ini disebabkan siswa kesulitan mencari analogi yang sesuai dengan konsep target yang digunakan. Siswa kesulitan menggunaan analogi yang sesuai dengan pemetaan dalam memvisualisasikan analogi dan konsep terhadap kesalahpahaman karena kurangnya pemahaman yang baik tentang analogi fitur yang relevan dari analogi ke konsep.
Simpulan penelitian ini adalah pola penalaran analogi yang digunakan siswa dalam menjelaskan konsep fisika lebih dominan menggunakan pola penalaran induktif dan faktor kesulitan siswa dalam menjelaskan konsep fisika menggunakan analogi cenderung terletak pada 1) mencari analogi yang tepat, 2) menghubungkan analogi dengan konsep dan 3) menjelaskan kesesuaian analogi dengan konsep.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATERI SUHU DAN KALOR DI SMAN 3 BANDA ACEH (Nila Wahyuni, 2023)
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN FISIKA DENGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMAN 5 BANDA ACEH (Fuzna Rahmi, 2016)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PERUBAHAN KONSEPTUAL (CONCEPTUAL CHANGE) SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DITINJAU DARI PENALARAN FORMAL SISWA (Elva Wirda, 2016)
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA MELALUI MODEL COCOAER BERBANTUAN PHYSICS CLASSROOM PADA MATERI FISIKA (Cut Murnisah, 2025)
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN ARTICULATE STORYLINE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA DI SMAN 1 LABUHAN HAJI BARAT (Fuddhah Rizvia, 2024)