ANALISIS KADAR SERUM PEPSINOGEN I PADA PENDERITA DISPEPSIA KARENA ULKUS GASTER DAN NON ULKUS GASTER. | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS KADAR SERUM PEPSINOGEN I PADA PENDERITA DISPEPSIA KARENA ULKUS GASTER DAN NON ULKUS GASTER.


Pengarang

dr.Irwandi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1207601020007

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Ilmu Penyakit Dalam / PDDIKTI : 11702

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Pendidikan Dokter Spesialis-1., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.332

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak
ANALISIS KADAR SERUM PEPSINOGEN I PADA
PENDERITA DISPEPSIA KARENA ULKUS GASTER
DAN NON ULKUS GASTER.

Latar Belakang
Ulkus gaster merupakan sebagai salah satu dispepsia organik yang sering dialami
oleh masyarakat dan sering terdiagnosis pada saat pasien menjalani pemeriksaan
Esofagogastroduoduneskopi. Pepsinogen I merupakan prekursor utama pepsin,
diproduksi oleh sel chief dan sel-sel mukus dari kelenjar oxyntic gaster dan
merupakan pemeriksaan biomarker non invasif yang menggambarkan status
fungsional dan struktural dari mukosa gaster. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui perbedaan kadar serum pepsinogen I pada pasien dispepsia dengan
ulkus gaster dan non ulkus gaster.
Metode
Penelitian ini merupakan suatu penelitian analitik yang menggunakan desain
potong lintang pada 28 orang subjek penelitian yang dipilih secara consecutive
sampling pada periode November sampai Desember 2016 di Rumah Sakit Umum
Daerah dr.Zainoel Abidin Banda Aceh. Parameter yang diperiksa adalah kadar
serum pepsinogen I. Hasil penelitian dianalisa menggunakan uji T Independen.

Hasil
Kadar serum pepsinogen I pada penderita dispepsia karena ulkus gaster dan non
ulkus gaster memiliki nilai statistik yang berbeda-beda. Untuk kasus ulkus gaster,
nilai minimum dan maksimum kadar serum pepsinogen I adalah sebesar 14,70
dan 56,10 ng/ml dengan nilai rata-rata sebesar 34,47 ng/ml dan SD sebesar 11,72
ng/ml. Sedangkan nilai mediannya adalah sebesar 33,50 ng/ml. Hal ini berarti
bahwa 50% pasien dengan ulkus gaster memiliki kadar serum pepsinogen I
dibawah 33,50 ng/ml dan 50% sisanya memiliki kadar serum pepsinogen I diatas
33,50 ng/ml. Sedangkan, untuk kasus non ulkus gaster, nilai minimum dan
maksimum kadar serum pepsinogen I adalah sebesar 17,40 dan 39,50ng/ml
dengan nilai rata-rata sebesar 30,19 ng/ml dan SD sebesar 7,60 ng/ml. Sedangkan
nilai mediannya adalah sebesar 29,60 ng/ml. Hal ini berarti bahwa 50% pasien
dengan non ulkus gaster memiliki kadar serum pepsinogen I dibawah 29,60 ng/ml
dan 50% sisanya memiliki kadar serum pepsinogen I diatas 29,60ng/ml

Kesimpulan
Pada penelitian ini tidak terdapat perbedaan peningkatan serum pepsinogen I pada
penderita dispepsia karena ulkus gaster dan dispepsia non ulkus gaster.

Kata Kunci : ulkus gaster, pepsinogen 1.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK