<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="34530">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>BAIHAQI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Ruas jalan Takengon – Blangkejeren merupakan salah satu ruas jalan nasional lintas tengah yang menghubungkan Kabupaten Aceh Tengah dengan Kabupaten Gayo Lues. Jalan ini berada pada medan pegunungan dan sering dilalui kendaraan dengan beban yang berat sehingga sering mengalami kerusakan. Untuk mengatasi kerusakan yang sering terjadi pada ruas jalan ini perlu diadakan suatu penelitian mengenai jenis kerusakan perkerasan jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kerusakan jalan berdasarkan kombinasi nilai International Roughness Index (IRI) dan Surface Distress Index (SDI) agar dapat ditentukan jenis dan biaya penanganannya. Penelitian ini menggunakan metode pengamatan langsung di lapangan dengan melakukan survey secara visual terhadap kondisi perkerasan jalan. Dari hasil penelitian diperoleh tingkat kerusakan total permukaan jalan yang ditinjau sebesar 30,54%. Kondisi keseluruhan jalan yang ditinjau 45,02 % baik, 45,81 % sedang, 6,87 % rusak ringan, 2,29 % rusak berat sedangkan kondisi jalan berdasarkan pembagian segmen untuk segmen I, II, V, VI kondisinya sedang dan segmen III, IV kondisinya baik sehingga dihasilkan jenis penanganan jalan untuk setiap segmen dengan kesemuanya pemeliharaan rutin, tetapi setelah dilakukan penilaian jalan dari hasil evaluasi kondisi maka dihasilkan jenis penanganan jalan untuk segmen I, II pemeliharaan berkala dan segmen III, IV, V, VI pemeliharaan rutin, sehingga kebutuhan total biaya penanganan jalan adalah sebesar Rp. 8.138.929.802 (Delapan milyar seratus tiga puluh delapan juta sembilan ratus dua puluh sembilan ribu delapan ratus dua rupiah).&#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>ROADS - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>HIGHWAYS - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ROADS MAINTENANCE</topic>
 </subject>
 <classification>625.7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>34530</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-09-29 16:08:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-05-23 10:36:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>