Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS UKURAN KOTA OPTIMAL (STUDI KASUS: KOTA DI INDONESIA)
Pengarang
APRILIA PURNAMA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1301101010053
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS EKONOMI BISNIS UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Judul : Analisis Ukuran Kota Optimal (Studi Kasus: Kota di Indonesia) Nama : Aprilia Purnama
NIM : 1301101010053
Jurusan : Ekonomi Pembangunan Fakultas : Ekonomi dan Bisnis Pembimbing : Dr. Abd. Jamal, S.E., M.Si
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ukuran optimal kota-kota di Indonesia dari sudut pandang ilmu ekonomi dan untuk mengetahui seberapa besar ukuran atau rata-rata jumlah penduduk kota-kota di Indonesia paling efisien secara ekonomi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu data jumlah penduduk, PDRB per kapita atas dasar harga berlaku, belanja modal dalam APBD, dan angkatan kerja yang diperoleh dari BPS (Badan Pusat Statistik). Penelitian ini menggunakan dua tahapan analisis. Pertama adalah metode non-parametik DEA (Data Envelopment Analysis) untuk mengukur skala efisiensi produksi kota dan kedua adalah model analisis regresi panel untuk melihat keterkaitan antara skala efisiensi dengan jumlah penduduk. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa hanya kota di Pulau sumatera yang skala efisiensinya dipengaruhi secara negatif oleh jumlah penduduk. Sedangkan kota- kota di pulau lainnya menyatakan bahwa skala efisiensi dipengaruhi secara positif oleh jumlah penduduk dan secara negatif oleh jumlah penduduk kuadrat. Ukuran kota optimal yang dihasilkan berbeda untuk kota-kota di setiap pulau. Ukuran kota optimal yang paling tinggi adalah di Pulau Jawa-Bali dan Nusa Tenggara, yaitu sebesar 469.919 jiwa dan yang paling rendah adalah Pulau Maluku-Papua sebesar 312.343 jiwa.
Kata Kunci : Urbanisasi, Jumlah Penduduk, Skala Efisiensi Kota, Ukuran Kota
Optimal.
x
Tidak Tersedia Deskripsi
PERSEPSI PETANI PERKOTAAN TERHADAP PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM ADOPSI INOVASI TEKNOLOGI PERTANIAN PERKOTAAN (URBAN FARMING) DI KOTA BANDA ACEH (Andy Firdaus, 2025)
ANALISIS DAMPAK URBANISASI TERHADAP URBAN DENSITY GRADIENT: STUDI KASUS KOTA-KOTA DI PULAU SUMATERA (AUFHI ALSHA HUSNA N, 2017)
PROFIL URBAN KOTA BANDA ACEH (Dimas Alifiansyah, 2016)
KONSUMSI MASYARAKAT URBAN DI KOTA BANDA ACEH (Muhammad Aulia Rezky, 2017)
PEMANFAATAN LAHAN KOSONG DENGAN KONSEP TEMPORARY USE DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS: KAMIKITA DAN JATO URBAN FARM) (Cut Fadila Faza, 2024)