<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="34221">
 <titleInfo>
  <title>TATA CARA PEMOTONGAN PPH PASAL 21 ATAS JASA OLEH BUKAN PEGAWAI PADA KANTOR BAPPEDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M.KHAIDIR ATSHAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS EKONOMI BISNIS UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN&#13;
Laporan Kerja Praktek (LKP) merupakan tugas akhir mahasiswa/i&#13;
Ekonomi Diploma III Perpajakan Universitas Syiah Kuala yang telah&#13;
menyelesaikan Praktek Kerja Lapangan (PKL) selama dua bulan pada Badan&#13;
Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) dan telah mendapatkan&#13;
bimbingan dari Dosen Pembimbing guna memperoleh gelar Ahli Madya. Laporan&#13;
Kerja Praktek ini telah diselesaikan dengan memperoleh data melalui observasi&#13;
(pengamatan), wawancara dan melakukan penelitian langsung pada Badan&#13;
Perencanaan Pembagunan Daerah (BAPPEDA). Penulisan ini bertujuan untuk&#13;
mengetahui bagaimana tata cara pemotongan PPh pasal 21 atas jasa oleh bukan&#13;
pegawai yang dilakukan pada BAPPEDA Aceh.&#13;
BAPPEDA merupakankantor dinas yang terbentuk dengan struktur&#13;
organisasi tata kerja, kedudukan dan fungsi untuk menyikapi pelaksanaan&#13;
pembangunan daerah secara menyeluruh. Badan ini tidak hanya sebagai badan&#13;
pembantu Gubernur dalam member pertimbangan menyusun perencanaan&#13;
pembiayaan dan pembangunan daerah, bahkan menjadi satu-satunya badan yang&#13;
memiliki kewenangan mengkoordinasikan seluruh kegiatan perencanaan&#13;
pembangunan dalam provinsi Aceh.&#13;
Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Aceh&#13;
memiliki beberapa jenis pajak Penghasilan diantaranya adalah Pajak Penghasilan&#13;
(PPh) Pasal 21 bukan pegawai yaitu pajak yang dikenakan atas kegiatan ataupun&#13;
jasa yang dilakukan oleh bukan pegawai. Penghasilan atas jasa yang telah&#13;
diberikan tersebut maka dipotong Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 oleh&#13;
Bendahara Pengeluaran. Bendahara BAPPEDA menyetor pajak yang terutang ke&#13;
kas Negara melalui Bank Aceh dengan menggunakan SSP manual dan bukti&#13;
potong. Setelah menyetor Pajak yang terutang tersebut BAPPEDA juga&#13;
melaporkan pajak dengan menggunakan SPT masa formulir 1721 selambat –&#13;
lambatnya tanggal 10 bulan berikutnya.. Penerapan perpajakan yang dilakukan&#13;
oleh BAPPEDA Aceh sudah sesuai dengan Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER31/PJ/2012.</note>
 <subject authority="">
  <topic>TAXATION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>INCOME TAX</topic>
 </subject>
 <classification>336.24</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>34221</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-09-14 15:57:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-02-27 08:36:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>