<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="34142">
 <titleInfo>
  <title>KESANTUNAN BERBAHASA GURU DALAM PEMBELAJARAN DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI ULEE KARENG BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sri Putri Wulandari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci : kesantunan berbahasa, guru bahasa Indonesia, pembelajaran&#13;
&#13;
Penelitian yang berjudul “Kesantunan Berbahasa Guru dalam Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Ulee Kareng Banda Aceh” bertujuan mendeskripsikan kesantunan berbahasa guru dalam proses pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Ulee Kareng Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian ini diperoleh berdasarkan natural setting. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pengamatan dan teknik simak. Selanjutnya, sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan guru dalam proses pembelajaran secara lisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran guru berbahasa dengan santun sesuai dengan maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, pemufakatan, kesederhanaan, dan kesimpatisan. Dari keenam maksim tersebut yang sering muncul adalah maksim kebijaksanaan. Hal tersebut tampak pada saat guru memberikan tugas, menjelaskan materi, menegur siswa, dan saat kegiatan lainnya di dalam kelas. Tuturan guru memiliki kesantunan berbahasa yang baik. Semua guru menunjukkan sikap berbahasa yang baik di depan semua siswanya pada saat proses pembelajaran berlangsung. &#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>PRAGMATICS</topic>
 </subject>
 <classification>401.45</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>34142</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-09-11 12:00:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-02-26 11:33:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>