ANALISIS TEMA DAN AMANAT CERITA PENDEK DALAM HARIAN SERAMBI INDONESIA TAHUN 2015 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS TEMA DAN AMANAT CERITA PENDEK DALAM HARIAN SERAMBI INDONESIA TAHUN 2015


Pengarang

Rinadara Andita Damayanti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1106102010088

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kata kunci: cerpen, tema, amanat
Penelitian yang berjudul “Analisis Tema dan Amanat Cerita Pendek dalam harian Serambi Indonesia tahun 2015” ini mengangkat masalah (1) bagaimanakah tema cerpen dalam harian Serambi Indonesia tahun 2015? (2) bagaimanakah amanat cerpen dalam harian Serambi Indonesia tahun 2015? Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan tema-tema yang terdapat dalam cerpen harian Serambi Indonesia tahun 2015, (2) mendeskripsikan amanat-amanat yang terkandung dalam cerpen harian Serambi Indonesia tahun 2015. Data penelitian ini diperoleh dari cerpen-cerpen yang diterbitkan pada bulan Januari sampai bulan Desember. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tema yang paling dominan dalam kumpulan cerpen yang dimuat dalam harian Serambi Indonesia, yaitu tema tingkat egois sebanyak 18 cerpen yang menduduki tingkatan tema tersebut dan tingkat sosial sebanyak 17 cerpen yang menduduki teingkatan tema tersebut, sedangkan tema tingkat divine sebanyak 7 cerpen yang menduduki tingkatannya, tingkat organik sebanyak 2 cerpen yang mendudukinya, dan tingkat fisik sebanyak 2 cerpen yang mendudukinya; (2) amanat yang disampaikan dalam cerpen-cerpen berupa (a) jangan sekali-kali mempermainkan agama demi mewujudkan tujuan yang buruk dan tidak berlandaskan pada keikhlasan diri, (b) janganlah memliki sifat serakah, karena keserakahaan akan membawa malapetaka kepada dirimu sendiri, (c) jika kita mencintai seseorang janganlah terlalu berlebihan, cukup sekedarnya saja. Karena cinta seseorang itu bukan cinta yang hakiki, bukan segala-galanya.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK