<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3410">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KOMPERATIF INOVATIF SISTEM BETERNAK KAMBING &#13;
PADA KANDANG PANGGUNG DAN KANDANG BIASA &#13;
DI KECAMATAN BLANG BINTANG &#13;
KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dedy Kurniawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Ternak  kambing dianggap mengiurkan karena kebutuhan akan kambing tidak &#13;
pernah surut. Apalagi di Negara seperti Indonesia yang mayoritas penduduknya &#13;
beragama Islam. Ada saat-saat yang membuat kambing sangat dibutuhkan untuk &#13;
memenuhi kewajiban umat muslim, seperti  lebaran idul Adha atau melakukan &#13;
aqiqah, semakin dekat dengan Idul Adha, maka semakin tinggi pula harga kambing&#13;
Pengembangan usaha ternak kambing saat ini telah berkembang pesat dengan &#13;
berbagai metode pengembangan, yaitu mulai dari asimilasi sampai metode  jenis &#13;
kandang. Metode atau sistem pengandangan saat ini yang ada diterapkan oleh &#13;
masyarakat di Kabupaten Aceh Besar yaitu sistem kandang panggung dan sistem &#13;
kandang biasa. Sistem kandang panggung mempunyai kelemahan yaitu dari segi &#13;
biaya yang cukup besar  dimana membutuhkan biaya untuk pembelian bahan &#13;
kandang, sedangkan untuk sistem kandang biasa tidak terlalu besar dibandingkan &#13;
sistem kandang panggung tersebut&#13;
Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar. &#13;
Adapun objek dalam penelitian ini dikhususkan pada usaha ternak kambing dengan &#13;
sistem kandang panggung dan kandang biasa di Kecamatan Blang Bintang &#13;
Kabupaten Aceh Besar. Ruang lingkup penelitian ini hanya terbatas pada pendapatan &#13;
usaha ternak kambing. Metode pengambilan sampel adalah sensus dengan jumlah &#13;
sampel sebanyak 39 orang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis uji ”t”, &#13;
uji pendapatan, Benefit Cost Ratio, ROI, dan BEP dan analisis deskriptif.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan yang diterima oleh peternak&#13;
kambing kandang panggung mencapai Rp.  643.737 per ekor  per tahun, sedangkan &#13;
yang menggunakan sistem kandang konvensional mencapai Rp. 560.227 per ekor per &#13;
tahun. Untuk uji ”t” terdapat perbedaan yang signifikan dan terdapat beberapa &#13;
kendala serta solusi.&#13;
Terdapat perbedaan pendapatan antara inovasi sistem usahatani ternak kambing &#13;
pada kandang panggung dengan kandang biasa (konvensional) dimana pendapatan &#13;
sistem kandang panggung lebih besar dibandingkan pendapatan sistem kandang &#13;
konvensional/lemperk. Dengan hasil pengujian t cari = 34,599 &gt; ttabel  = 1,86. &#13;
Kendala yang dihadapi oleh peternak kambing yang menggunakan Sistem &#13;
kandang pangung diantaranya adalah Biaya pembuatan kandang yang tinggi, &#13;
membutuhkan tenaga kerja yang banyak, resiko cedera lebih besar bila kaki kambing &#13;
terperosok pada sela-sela lantai kandang. Sistem kandang biasa (konvensional) &#13;
diantaranya : mudahnya terserang penyakit kulit dan flu, membutuhkan tenaga ekstra &#13;
untuk membersihkan kandang, rentang terhadap serangan binatang buas &#13;
Kata Kunci :   Usaha Ternak Kambing, kandang Panggung, Kandang Biasa, uji &#13;
“t”</note>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURAL-ECONOMIC ASPECTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>GOAT</topic>
 </subject>
 <classification>338.17</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>3410</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-01-15 15:31:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2014-03-28 10:26:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>