<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="34043">
 <titleInfo>
  <title>PROSES BERPIKIR SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN LANGKAH-LANGKAH POLYA DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Yani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Muhammad Yani (2014). Proses Berpikir Siswa Sekolah Menengah Pertama dalam &#13;
Memecahkan Masalah Matematika Berdasarkan Langkah-langkah Polya Ditinjau dari &#13;
Adversity Quotient.&#13;
Matematika memiliki objek yang abstrak  sehingga untuk memahaminya tidak &#13;
cukup hanya dengan menghafal tetapi dibutuhkan adanya proses berpikir.  Penelitian ini &#13;
dilakukan  untuk mendeskripsikan proses berpikir dan menganalisa  kesulitan siswa &#13;
dalam memecahkan masalah matematika berdasarkan langkah-langkah Polya ditinjau &#13;
dari  Adversity  Quotient  (AQ).  Penelitian ini merupakan  penelitian  kualitatif  deskriptif&#13;
yang subjek penelitian adalah siswa kelas IX SMPN 1 Banda Aceh  yang terdiri dari tiga &#13;
siswa. Pemilihan  subjek menggunakan teknik pemilihan sampel bertujuan ( purposive &#13;
sampling)  dan  didasarkan pada  tingkat AQ  dan kelancaran komunikasi  siswa. &#13;
Pengumpulan data dilakukan  dengan menggunakan metode  wawancara berbasis tugas,&#13;
kemudian dilakukan triangulasi  untuk  memeriksa keabsahan data.  Data dianalisis &#13;
dengan  menggunakan konsep  Miles dan Huberman:  meliputi  tahap reduksi data, &#13;
penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) &#13;
subjek climber melakukan proses berpikir secara asimilasi dalam memahami, menyusun &#13;
rencana penyelesaian, dan memeriksa kembali penyelesaian masalah.  Sementara itu, &#13;
dalam melaksanakan rencana penyelesaian masalah  proses berpikir  yang dilakukan &#13;
adalah  asimilasi  dan  akomodasi. Kesulitan yang dialami subjek  climber  dalam &#13;
memecahkan masalah matematika  adalah  kesulitan  dalam memahami  beberapa  makna &#13;
soal dari masalah yang diberikan,  (2)  subjek  camper  juga  melakukan proses berpikir &#13;
secara asimilasi dalam memahami, menyusun rencana penyelesaian, dan memeriksa &#13;
kembali penyelesaian masalah.  Namun, melakukan proses berpikir secara asimilasi  dan&#13;
akomodasi dalam melaksanakan rencana penyelesaian masalah.  Kesulitan yang dialami &#13;
subjek  camper  dalam memecahkan masalah matematika disebabkan lupa konsep, &#13;
kesulitan  memahami  makna  soal dari masalah yang diberikan dan terkadang juga &#13;
kurang  teliti ketika memecahkan masalah , dan  (3)  subjek  quitter  melakukan proses &#13;
berpikir secara asimilasi  dan  akomodasi dalam memahami  dan melaksanakan rencana &#13;
penyelesaian masalah.  Sementara itu,  dalam  menyusun rencana penyelesaian  dan &#13;
memeriksa kembali penyelesaian masalah  dilakukan  proses berpikir secara asimilasi. &#13;
Kesulitan yang dialami subjek  quitter  dalam memecahkan masalah matematika &#13;
disebabkan  belum memahami dengan baik beberapa konsep dalam matematika, &#13;
kesulitan  memahami  makna soal dari masalah yang diberikan dan kurang teliti ketika &#13;
memecahkan masalah.&#13;
Kata kunci: Proses Berpikir, Pemecahan Masalah, Langkah-langkah Polya,  Adversity &#13;
Quotient (AQ)</note>
 <subject authority="">
  <topic>MATHEMATICS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>LEARNING - EDUCATIONAL PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PROBLEM SOLVING - EDUCATIONAL PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>370.152 4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>34043</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-08-29 16:45:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-03-05 12:03:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>