PERBANDINGAN KECEPATAN LAJU ALIRAN SALIVA SEBELUM DAN SESUDAH KONSUMSI KOPI JENIS ROBUSTA (COFFEA CANNEPHORA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERBANDINGAN KECEPATAN LAJU ALIRAN SALIVA SEBELUM DAN SESUDAH KONSUMSI KOPI JENIS ROBUSTA (COFFEA CANNEPHORA)


Pengarang

Cut Maidis Safrianda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1007101110043

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

617.601

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Nama : Cut Maidis Safrianda
Fakultas : Kedokteran Gigi
Program Studi : Pendidikan Dokter Gigi
Judul : Perbandingan Kecepatan Laju Aliran Saliva Sebelum dan
Sesudah Konsumsi Kopi Jenis Robusta (Coffea cannephora).

Saliva merupakan cairan mulut kompleks yang terdiri dari campuran sekresi kelenjar saliva mayor dan minor yang ada dalam rongga mulut. Saliva sebagian besar yaitu sekitar 90% dihasilkan saat makan yang merupakan reaksi atas rangsangan yang berupa pengecapan dan pengunyahan makanan. Unsur-unsur penting di dalam saliva terdiri dari beberapa komponen, salah satunya adalah laju aliran saliva. Laju aliran saliva dalam mulut dapat berubah karena adanya rangsangan baik mekanis maupun kimiawi. Kopi (Coffea sp) merupakan salah satu minuman yang sering dikonsumsi oleh masyarakat. Kopi digemari karena memiliki cita rasa dan aroma yang khas, walaupun memiliki kandungan asam dan kafein yang berdampak negatif pada kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kecepatan laju aliran saliva sebelum dan sesudah konsumsi kopi jenis Robusta (Coffea cannephora) studi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universita Syiah Kuala angkatan 2016. Penelitian ini melibatkan sebanyak 30 mahasiswa yang menjadi subjek penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan saliva menggunakan metode spitting selama 5 menit sebelum distimulasi dan pengumpulan saliva sesudah distimulasi dengan kopi jenis Robusta (Coffea cannephora) selama 5 menit. Berdasarkan uji T-Test (p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK