<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="33925">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mhd. Farhan Putra Suci Siregar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jalan merupakan prasarana transportasi yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan sehari-hari masyarakat. Pada daerah tertentu di Indonesia khususnya di Aceh, banyak masyarakat yang melepaskan hewan ternaknya khususnya sapi di jalan raya, sehingga terdapat banyak kotoran sapi yang bertebaran di atas permukaan jalan. Kotoran sapi tersebut diduga berdampak pada kerusakan jalan raya yang dapat melemahkan kemampuan lekatan aspal dan menimbulkan lubang-lubang kecil pada lapisan aspal. Salah satu alternative untuk mengurangi kerusakan yang ditimbulkan kotoran sapi terhadap jalan adalah dengan mensubstitusi polimer tambahan kedalam aspal untuk meningkatkan stabilitas dan keawetan jalan tersebut, pada penelitian ini polimer tambahan yang digunakan adalah material limbah Ethylene Vinyl Acetate (EVA). Penggunaan polimer EVA lebih murah dan sangat ramah lingkungan karena EVA merupakan limbah  dari hasil produksi sendal dan sepatu yang tidak terpakai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik marshall campuran laston (AC-WC) dengan persentase polimer EVA 1,5%, 2,5%, 3,5% terhadap berat aspal pada aspal pen 60/70, serta mengetahui pengaruh rendaman air biasa dan kotoran sapi dengan variasi waktu 30 menit, 24 jam, dan 48 jam terhadap stabilitas aspal modifikasi EVA. Dari hasil penelitian didapatkan nilai stabilitas terbaik pada persentase EVA 1,5% yaitu 1920,68 kg dan nilai parameter Marshal lainnya masih memenuhi persyaratan spesifikasi Bina Marga tahun 2014. Nilai durabilitas semua campuran baik yang disubstirusi  EVA maupun yang tidak disubstitusi EVA pada waktu perendaman 24 jam telah memenuhi spesifikasi yang ditentukan Bina Marga tahun 2014 yaitu ? 90%, tetapi pada waktu perendaman 48 jam tidak ada yang memenuhi spesifikasi yang disyaratkan. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan substitusi polimer EVA 1,5%, 2,5%, 3,5% pada aspal pen 60/70 memiliki pengaruh yang signifikan terhadap meningkatnya nilai stabilitas, tetapi tidak memiliki pengaruh yang besar terhadap nilai durabilitas pada lapis aus (AC-WC).</note>
 <subject authority="">
  <topic>WASTE TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ASPHALT CONCRETE - ROAD ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ASPHALT - PROCESSING</topic>
 </subject>
 <classification>625.85</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>33925</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-08-24 12:31:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-02-25 11:45:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>