<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="33806">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENURUNAN PONDASI TAPAK MENGGUNAKAN SOFTWARE PLAXIS (STUDI KASUS DESA ALUE RAMBONG DAN ALUE SIWAH KABUPATEN ACEH TIMUR)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IDRIS RAHMADI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Secara garis besar, struktur bangunan dibagi menjadi dua bagian utama, yaitu struktur bangunan didalam tanah dan struktur bangunan di atas tanah. Struktur bangunan di dalam tanah sering disebut struktur bawah, sedangkan struktur bangunan di atas sering disebut struktur atas. Struktur bawah dari suatu bangunan lazim disebut pondasi, yang bertugas memikul bangunan di atasnya. Seluruh muatan (beban) dari bangunan, termasuk beban-beban yang bekerja pada bangunan maupun berat dari pondasi itu sendiri.Tugas Akhir ini bertujuan untuk menganalisa penurunan pada pondasi dangkal (pondasi tapak) dengan dimensi pondasi yang telah ditentukan menggunakan software plaxis.Tujuan dari analisis keamanan dan penurunan pondasi ini adalah untuk mengetahui angka penurunan pondasi tapak. Umumnya penurunan pondasi tidak boleh lebih besar dari 1 inch atau 2,54 cm. Analisis ini dilakukan menggunakan metode elemen hingga dengan bantuan plaxis. Analisis ini menggunakan pondasi tapak dengan dimensi 1,5 x 1,5 meter dengan kedalaman masing-masing 1,5 m; 2 m; 2,5 m; dan 3 m.Berdasarkan perhitungan yang dilakukan pada titik uji Alue Rambong dan Alue Siwah menggunakan software plaxis diperoleh penurunan masing mengalami penurunan sebesar 0,789 cm; 0,630 cm; 0,567 cm; 0,396 cm  dan pada tirik uji Alue Siwah masing-masing mengalami penurunan sebesar 0,373 cm; 0,363 cm; 0,351 cm; dan 0,341 cm dengan kedalaman yang sama  yaitu 1,5; 2; 2,5; dan 3 m. Dari angka penurunan yang kita peroleh dapat kita simpulkan bahwa semakin tinggi angka kedalaman sebuah pondasi maka semakin kecil angka penurunan yang terjadi.&#13;
&#13;
Kata kunci : Pondasi Tapak, Penurunan, Plaxis.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>FONDATION ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ESTIMATES - BUILDING CONSTRUCTION COLUMNS</topic>
 </subject>
 <classification>692.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>33806</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-08-21 16:22:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-09-25 09:42:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>