<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="33800">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FAKTOR KEAMANAN DAN PENANGANAN LERENG PADA RUAS JALAN BLANG KEUJEREN - PEURELAK KABUPATEN GAYO LUWES MENGGUNAKAN SOFTWARE PLAXIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T M HASAN BASRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Jalan Blang Keujeren – peureulak, Kecamatan  Pining, Kabupaten  Gayo Luwes,  Provinsi Aceh. Jalan tersebut merupakan daerah hutan pinus dengan volume lalulintas rendah. Hujan deras yang sering terjadi telah mengakibatkan ruas jalan Blang Keujeren – Lokop mengalami kelongsoran dan mengikis badan jalan dari 4 m hingga tersisa 3 m. Jalan mengalami kerusakan parah dan sangat memprihatinkan, karena badan jalan yang longsor ini sangat berbahaya bagi pengendara yang melewati jalur tersebut. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlu dicari solusi  yang optimal, sehingga dibutuhkan suatu analisis stabilitas lereng. Tujuan dari analisis stabilitas lereng tersebut adalah untuk memperoleh nilai faktor keamanan (safety factor) yang memenuhi persyaratan keamanan. Umumnya nilai faktor keamanan FK &gt; 1,25 untuk kondisi existing dan FK ? 1,5 untuk lereng dengan perkuatan. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan Metode Elemen Hingga dengan bantuan program plaxis. Analisis stabilitas lereng dilakukan  pada  kondisi  lereng  eksisting  dan  lereng  dengan  menggunakan perkuatan secant pile dengan diameter 0.620 m dengan jarak 0.537 m. Berdasarkan perhitungan pada ruas jalan lintasan Blang Keujeren – pereulak di STA.0+225 dan STA.0+250 di dapatkan nilai faktor keamanan masing-masing sebesar 1,086 dan 1,152  pada kondisi existing, hal ini menunjukan bahwa dengan adanya jalan raya pada permukaan lereng  merupakan  beban  terhadap  lereng,  yang  akan  mempercepat  proses terjadinya kelongsoran, sehingga perlu dilakukan usaha perkuatan lereng menggunakan  secant pile. Jenis perkuatan secant pile terbukti   mampu   menjaga kestabilan lereng. Setelah dilakukan alternatif perkuatan dengan pemasangan dinding penahan tanah dengan mengunakan secant pile mampu memperoleh faktor keamanan yang lebih besar yaitu 1,286 dan 1,329.  Hasil  analisis  yang  telah dilakukan diharapkan dapat berguna untuk memberikan informasi mengenai metode perkuatan lereng menggunakan secant pile, sehingga bisa dimanfaatkan oleh pihak terkait untuk penanganan longsor.&#13;
&#13;
Kata kunci : Stabilitas lereng, faktor keamanan, secant pile,  plaxis.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>LANDSLIDES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ROADS - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>625.7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>33800</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-08-21 15:42:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-09-25 09:19:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>