ANALISIS TEGANGAN SISTEM PERPIPAAN PADA DEHYDROGEN UNIT UREA-2 PT PIM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS TEGANGAN SISTEM PERPIPAAN PADA DEHYDROGEN UNIT UREA-2 PT PIM


Pengarang

T. Jefri Hatta M. - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1004102010100

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

621.867 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Dalam sebuah plant, seperti LNG plant, petrochemical plant, fertilizer plant, nuclear plant,
geothermal plant, gas plant, baik di on-shore maupun di offshore, semuanya mempunyai dan
membutuhkan perpipaan. Perpipaan (piping) adalah jalur perpipaan yang menghubungkan antara
line dalam satu plant produksi. Piping mempunyai fungsi untuk mengalirkan fluida dari satu
tempat ke tempat lainnya. Pada perpipaan ada beberapa tegangan yang diakibatkan oleh beban
sustain, beban ekspansi dan beban occasional yang mana dapat mengganggu pengoperasian pada
sistem perpipaan. Tegangan yang terjadi pada sistem perpipaan tepatnya di Dehydrogen Unit
Area-2, PT PIM, dianalisa dengan menggunakan pendekatan numerik. Hasil simulasi
menunjukkan bahwa pada kondisi desain, tegangan akibat beban sustain maksimum yang terjadi
adalah sebesar 9486,016 kg/cm2 dan tegangan akibat beban ekspansi sebesar 1143,7 kg/cm2. Pada
kondisi operasi, tegangan akibat beban sustain maksimum yang terjadi sebesar 9451,6 kg/cm2 dan
tegangan akibat beban ekspansi sebesar 9451,6 kg/cm2. Tegangan yang terjadi akibat beban sustain
dan ekspansi masih berada pada batas aman yang diizinkan sesuai dengan jenis material yang
tertera pada ASTM (American Standart of Testing Material).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK