<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="33741">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Feriyadi Mustafa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Indonesia merupakan negara berkembang dengan tingkat produktivitas negara yang rendah dan tingkat pengangguran yang tinggi, untuk mengatasi hal tersebut pemerintah memfokuskan pembangunan dibagian infrastruktur. Dukungan produsen semen sangat dibutuhkan dalam pembangunan negara berkembang, baik untuk penyempurnaan maupun pembangunan infrastruktur. Pabrik semen ini direncanakan didirikan di desa Simpang Tiga Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh, dengan    kapasitas    produksi    sebesar 1,2 juta ton/tahun dan luas lahan 2,68 ha. Badan usaha yang digunakan berbentuk Perseroan Terbatas (PT) dengan struktur organisasi garis dan staf, jumlah pegawai yang dibutuhkan adalah 132 orang dengan waktu kerja 330 hari per tahun. Bahan baku semen ini berupa batu kapur yang ditambang di lokasi pabrik, sedangkan zat aditif semen yaitu gypsum diimpor dari negara Thailand. Sumber air diperoleh dari sungai Alur Panjupian yang terletak di sekitaran pabrik, sedangkan kebutuhan listrik dipasok dari PLTU milik perusahaan dengan daya 2,71 MW. Rencana pembangunan pabrik Ordinary Portland Cement (OPC) pada tahun 2021.&#13;
&#13;
Hasil analisa ekonomi yang diperoleh adalah:&#13;
&#13;
a. Fixed Capital Investment                 	= Rp.152.101.035.332&#13;
b. Working Capital Investment            	= Rp.178.260.523.653&#13;
c. Total Capital Investment                  	= Rp.1.188.403.491.019 &#13;
d. Total Biaya Produksi                       	= Rp.1.500.336.721.679&#13;
e. Hasil Penjualan                             	= Rp.1.894.548.984.946&#13;
f. Laba bersih                                  = Rp.295.659.197.450&#13;
g. Pay Out Time (POT)                           = 3,7 tahun ? 4 tahun &#13;
h. Break Even Point (BEP)                      	= 43,36%&#13;
i.  Rate of Return (IRR)               		= 33,17 %&#13;
&#13;
Kata Kunci: Semen, Ordinary Portland Cement, batu kapur, gypsum.</note>
 <subject authority="">
  <topic>CHEMICAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>660.280&#13;
</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>33741</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-08-18 15:26:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-02-21 09:10:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>