KREATIVITAS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

KREATIVITAS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL)


Pengarang

Agus Purnama Sari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1409200160001

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.302 81

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Agus Purnama Sari (2017). Kreativitas Siswa dalam Memecahkan Masalah
Matematika melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL)
Kreativitas merupakan salah satu kemampuan berpikir tingkat tinggi yaitu
suatu kemampuan untuk melihat hubungan antara unsur baru dengan unsur
sebelumnya. Pengembangan kreativitas masih kurang mendapatkan perhatian dalam
pendidikan matematika. Selama ini pembelajaran matematika di Indonesia lebih
terfokus kepada guru dan siswa kurang dilibatkan dalam menyelesaikan soal.
Terlihat pada hasil PISA yang menunjukkan bahwa kemampuan berpikir tingkat
tinggi siswa di Indonesia masih rendah, sehingga diperlukan upaya untuk menggali
kreativitas. Salah satunya melalui model pembelajaran Problem Based Learning
(PBL). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kreativitas dan proses berpikir kreatif
siswa dalam memecahkan masalah matematika melalui model pembelajaran
Problem Based Learning. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari enam siswa kelas VII-6 MTsN Model Banda
Aceh yang terdiri dari dua siswa pada kategori tinggi, dua siswa sedang, dan dua
siswa rendah. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes, dan
wawancara yang diberikan setelah mengajar PBL. Analisis data dilakukan melalui
reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kreativitas siswa dalam memecahkan masalah matematika
melalui model pembelajaran PBL pada kategori tinggi memenuhi keempat indikator,
yaitu kefasihan, fleksibilitas, keaslian dan keterincian. Sedangkan siswa pada
kategori sedang memenuhi tiga dari empat indikator kreativitas yaitu kefasihan,
fleksibilitas, dan keaslian. Siswa pada kategori rendah tidak memenuhi keempat
indikator kreativitas. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa proses berpikir
kreatif siswa dalam memecahkan masalah matematika melalui model PBL pada
siswa kategori tinggi melalui keempat tahapan proses berpikir kreatif, yaitu: tahap
persiapan, inkubasi, iluminasi dan verifikasi. Siswa pada kategori sedang dan rendah
hanya melalui tiga tahapan dari empat proses berpikir kreatif, yaitu tahap persiapan,
inkubasi, dan iluminasi. Implikasi penelitian ini merekomendasikan guru untuk
menerapkan model pembelajaran PBL terutama untuk siswa kategori tinggi.
Sedangkan untuk siswa kategori rendah guru tidak direkomendasikan melaksanakan
pembelajaran matematika dengan model PBL.

Kata kunci : Kreativitas, Pemecahan Masalah, Problem Based Learning (PBL)


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK