<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="33587">
 <titleInfo>
  <title>KASUS SKABIOSIS PADA KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE) DI PUSKESWAN BUKLOH KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zulfan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Praktek Kerja Lapangan (PKL) ini bertujuan mengetahui tindakan yang harus dilakukan pada penanganan kejadian kasus skabiosis. Kegiatan ini dilaksanakan di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Desa Bukloh Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar selama dua bulan dimulai pada 22 Februari sampai 22 April 2016. Subjek pengamatan dilakukan pada 24 ekor kambing Peranakan Etawa (PE) yang  mengalami kasus skabiosis. Skabiosis disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei. Tindakan pencegahan terhadap penyakit menular perlu dilakukan untuk mengurangi  dan  menghilangkan  kerugian ekonomi  yang  dapat  ditimbulkan. Pengobatan skabiosis yang dilakukan di lapangan menggunakan obat Ivermectin  (Ivomec) yang disuntikan  secara subcutan (sc) dengan dosis 0,2 mg/kg berat badan atau 1 ml untuk 50 kg berat badan, diberikan minimal 1 kali. Rata-rata masa penyembuhan berlangsung 14 hari. Kesimpulan skabiosis masih merupakan penyakit yang sering dijumpai di desa-desa  di bawah koordinator Puskeswan Bukloh karena secara umum masyarakat lebih memilih  pengobatan tradisional daripada obat yang mujarab seperti ivermectin, asuntol, neguvon yang sulit didapat dan mahal.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>33587</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-08-15 12:20:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-08-15 12:22:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>