STUDI BIOBRIKET BATUBARA LIGNIT DENGAN PENAMBAHAN UBI KARET (MANIHOT GLAZIOVII) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDI BIOBRIKET BATUBARA LIGNIT DENGAN PENAMBAHAN UBI KARET (MANIHOT GLAZIOVII)


Pengarang

Chairunnisak - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1204108010003

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Pertambangan (S1) / PDDIKTI : 31201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

662.62

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Pemanfaatan biobriket batubara sebagai bahan bakar padat belum terlalu luas
dibandingkan dengan gas alam dan minyak bumi. Berdasarkan hasil analisis
ultimate dan proximate, batubara memiliki nilai kalor 5349 Kkal/kg dan Ubi karet
(biomassa) memiliki nilai kalor 3319 Kkal/kg. Bahan ubi karet memiliki nilai
kalor rendah dan tidak termasuk ke dalam bahan makanan karena mengandung
unsur kimia asam sianida yang bersifat racun. Penelitian ini dilakukan untuk
memanfaatkan biomassa menjadi biobriket yang memiliki nilai tambah , dan
menjadi energi padat yang ramah lingkungan. Ada dua faktor untuk menentukan
kualitas biobriket yaitu pengaruh variasi rasio pencampuran, pengaruh tekanan
pengepresan dan ukuran partikel. Pembuatan biobriket meliputi penghancuran,
pengeringan, pengecilan ukuran, pengayakan, pencampuran, pencetakan dan
pengujian. Biobriket yang dihasilkan berbentuk silinder memiliki diameter 3 cm
dengan tekanan pengepresan 7 metrik ton. Analisis biobriket meliputi uji kuat
tekan, uji densitas dan relaksasi, uji kadar air, kadar abu, uji zat terbang, uji
karbon tetap dan uji nilai kalor. Hasil yang diharapkan dalam penelitian ini ialah
memberikan nilai jual yang tinggi pada batubara tingkat rendah dan menjadi salah
satu alternatif produk bahan bakar padat dan ramah lingkungan yang dapat
digunakan oleh masyarakat untuk keperluan memasak. Berdasarkan hasil
pengujian, biobriket terbaik memiliki ukuran partikel 60 mesh. Hasil yang
diperoleh menunjukkan bahwa ukuran partikel terbaik berada pada pencampuran
batubara dan ubi karet dengan rasio 9 : 1, jumlah nilai kalor tertinggi mencapai
5146 Kkal/kg.
Kata kunci: batubara, biobriket, biomassa, uji mekanik, uji sifat fisik

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK