Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN CANGKANG KEMIRI TERHADAP NILAI CBR TANPA RENDAMAN (UNSOAKED) TANAH LEMPUNG DESA LIMPOK KECAMATAN DARUSSALAM
Pengarang
Laila Mustika - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1404001010179
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401
Subject
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
620.1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Tanah berfungsi sebagai bahan konstruksi tempat berdirinya suatu bangunan.
Kemampuan tanah dalam menerima beban sangat tergantung dari kepadatannya,
dan kepadatan tanah tergantung pada gradasi dan perilaku tanah terhadap daya
dukung. Salah satu usaha untuk meningkatkan daya dukung tanah dilakukan
dengan menstabilisasi dengan campuran cangkang kemiri. Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui pengaruh penambahan cangkang kemiri sebagai bahan
stabilisasi terhadap daya dukung (nilai CBR) tanah lempung. Pengujian yang
dilakukan meliputi pengujian berat jenis, batas cair, batas plastis, pembagian
butiran, pengujian pemadatan, dan pengujian CBR tanpa rendaman (Unsoaked).
Sampel tanah yang digunakan adalah tanah terganggu (disturbed), yang berasal
dari Desa Limpok Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Klasifikasi
menurut AASHTO untuk tanah asli termasuk ke dalam A-7-6 (31) dan menurut
USCS termasuk Lempung organik dengan plastisitas tinggi, lempung gemuk
(CH). Menurut klasifikasi AASHTO untuk variasi 5%, 10%, 15%, dan 20%
tergolong ke dalam kelompok A-7-6 (30), A-7-6 (26), A-7-5 (19), dan A-7-5 (16),
sedangkan menurut sistem USCS tanah tersebut di golongkan ke dalam tanah
Lempung organik dengan plastisitas tinggi, lempung gemuk (CH) pada variasi
campuran 5% dan 10% cangkang kemiri, dan pada variasi campuran cangkang
kemiri 15% sampai 20% digolongkan ke dalam jenis tanah lempung organik
dengan plastisitas sedang sampai tinggi (OH). Penambahan cangkang kemiri
dilakukan dengan variasi 5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat kering tanah. Benda
uji dibuat sebanyak 10 sampel berdasarkan kadar air optimum dari pengujian
pemadatan. Hasil pengujian CBR Unsoaked pada penambahan Cangkang Kemiri
5%, 10%, 15% dan 20% sebesar 6,50%, 6,53%, 7,15%, dan 8,61%. Persentase
kenaikan nilai CBR terbesar adalah variasi campuran Cangkang Kemiri 5% yaitu
sebesar 118,12%. Dengan demikian penggunaan cangkang kemiri dapat
menaikkan nilai CBR dan meningkatkan daya dukung tanah menjadi lebih baik
sehingga dapat digunakan untuk kontruksi di lapangan.
Kata kunci : Tanah lempung, cangkang kemiri, CBR tanpa rendaman (Unsoaked)
Tidak Tersedia Deskripsi
STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN ABU CANGKANG KEMIRI TERHADAP NILAI CBR TANPA RENDAMAN (UNSOAKED) (MUSSADEX, 2019)
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN CANGKANG KEMIRI TERHADAP KEPADATAN TANAH LEMPUNG DESA LIMPOK KECAMATAN DARUSSALAM (Fitriani Farezha, 2017)
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN CANGKANG KEMIRI TERHADAP NILAI KOEFISIEN PERMEABILITAS TANAH LEMPUNG DESA LIMPOK KECAMATAN DARUSSALAM (Indah Novita, 2017)
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN CANGKANG KEMIRI TERHADAP NILAI CBR TERENDAM (SOAKED) TANAH LEMPUNG DESA LIMPOK KECAMATAN DARUSSALAM (Wawan Syahputra, 2018)
ANALISIS PENGARUH PENCAMPURAN LIMBAH KERAMIK TERHADAP NILAI CBR TANPA RENDAMAN (UNSOAKED) TANAH LEMPUNG DESA LIMPOK KECAMATAN DARUSSALAM (RISKA YATI, 2017)