ANALISIS EKIVALENSI MOBIL PENUMPANG PADA BUNDARAN MENGGUNAKAN METODE WAKTU OKUPANSI KENDARAAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS EKIVALENSI MOBIL PENUMPANG PADA BUNDARAN MENGGUNAKAN METODE WAKTU OKUPANSI KENDARAAN


Pengarang

Fadhlullah Apriandy - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304101010087

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

625.794

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Peran simpang terhadap suatu jaringan jalan sangat penting karena simpang berfungsi untuk mendistribusikan arus kendaraan yang bertemu. Komposisi kendaraan yang melalui simpang umumnya bervariasi. Masing-masing jenis kendaraan memiliki pengaruh yang berbeda terhadap lalu lintas. Oleh karena itu dibuatlah suatu faktor konversi dari suatu kendaraan ke kendaraan acuan (kendaraan ringan) yang dinamakan dengan Ekivalensi Mobil Penumpang (EMP). Setiap lokasi memiliki situasi yang berbeda-beda, sehingga berimplikasi pada nilai EMP yang belum tentu sama. Arus lalu lintas di Aceh bersifat heterogen, kendaraan bergerak tidak mengikuti lajur, dan pengendara cenderung berpindah lajur sembarangan. Penelitian dilakukan di Bundaran Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Lokasi Bundaran Lambaro yang dilintasi jalan nasional penghubung Banda Aceh dan Medan sangatlah strategis dalam menopang perekonomian, sehingga dirasa perlu dilakukan penelitian tentang analisis EMP di Bundaran Lambaro. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai EMP berdasarkan kondisi setempat. Salah satu metode perhitungan EMP adalah metode waktu okupansi kendaraan, yang menghitung waktu rata-rata yang diperlukan oleh masing-masing jenis kendaraan untuk melewati area bundaran. Tingkah laku pengendara sangat menentukan waktu okupansi kendaraan karena erat kaitannya dengan kecepatan. Waktu okupansi kendaraan dikelompokkan berdasarkan jenis pergerakannya. Data primer yang diperlukan pada penelitian ini adalah kondisi geometrik simpang, kecepatan setempat yang didapat dengan speed gun, dan waktu okupansi kendaraan yang diperoleh melalui ekstrak video rekaman drone. Nilai EMP yang diperoleh dari penelitian ini adalah 0,16 untuk sepeda motor (MC), 0,59 untuk becak motor (RS), 1,07 untuk mobil pick-up (PU), 1,91 untuk kendaraan sedang (MV), dan 3,76 untuk kendaraan berat (HV). Hasil dari penelitian diharapkan dapat dimanfaatkan untuk analisis kinerja bundaran dan pengembangan bundaran dan ke depannya.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK