<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3339">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh Durasi Pemaparan Larutan Fluoride Dengan Konsentrasi 0,15% terhadap Perubahan Kekasaran Permukaan Dentin</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Disa Maulida</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fluoride sering digunakan sebagai bahan aktif maupun bahan desensitisasi di dalam pasta gigi. Konsentrasi standar fluoride yang boleh terkandung dalam pasta gigi di Indonesia tidak boleh lebih dari 0,15% (1500 ppm). Terpaparnya fluoride dengan dentin dapat mendukung remineralisasi dengan stabilisasi hidroksiapatit. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh durasi pemaparan fluoride dengan konsetrasi 0,15% terhadap perubahan kekasaran permukaan dentin. Atomic Force Microscopy digunakan untuk mengukur kekasaran permukaan dentin dan pengukuran selanjutnya  menggunakan software gwyddion v.2.30. Dua belas gigi premolar digunakan sebagai spesimen dan dipotong pada area mahkota dekat dengan cementoenamel junction dan kemudian permukaan dentin dihaluskan menggunakan SiC paper 600-grit. Spesimen dikelompokkan ke dalam 4 kelompok yaitu: Kontrol, Etsa, Fluoride 3 menit dan Fluoride 15 menit. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kekasaran permukaan dentin dari yang tertinggi hingga terendah diawali pada kelompok: Etsa (1.85±0.37 ?m), Kontrol (1.76±0.32 ?m), Fluoride 3 menit (1.74±0.19 ?m) dan Fluoride 15 menit (1.62±0.37 ?m). Hasil uji analisis statistik one-way ANOVA dan uji Post Hoc LSD menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada tiap-tiap kelompok (p&gt;0,05). Dapat disimpulkan bahwa durasi pemaparan larutan fluoride 0,15% belum mampu mengurangi kekasaran permukaan dentin secara signifikan.</note>
 <subject authority="">
  <topic>DENTAL CARE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FLUORIDE</topic>
 </subject>
 <classification>617.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>3339</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-01-13 18:01:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2014-03-18 11:31:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>