<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="33223">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RR SITA PRAMESWARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prarancangan  pabrik  susu  kedelai  bubuk  menggunakan  kacang  kedelai sebagai bahan baku dengan kapasitas produksi 12.000 ton/tahun, hari kerja selama&#13;
335 hari/tahun. Prarancangan pabrik susu kedelai bubuk ini menggunakan metode Pusbangtepa-IPB.  Lokasi  pabrik  direncanakan  akan  didirikan  di  Gampoeng Keude Lapang, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireun, Provinsi Aceh, Indonesia. Dengan luas tanah yaitu 25.000 m2.&#13;
Tahapan proses di pabrik susu kedelai bubuk ini meliputi tahap awal yaitu&#13;
penyediaan  bahan  baku,  kemudian  dilanjutkan  ke  tahap  pree-treatment  bahan baku seperti, pencucian, perendaman bahan baku menggunakan NaOH dan NaHCO3  dan pencucian  kembali.  Setelah  itu  masuk  ke  tahap  proses  seperti,&#13;
pengukusan  pada  temperatur  100?C  dan  tekanan  1  atm,  pengenceran,  filtrasi,&#13;
pencampuran gula dan garam, penguapan (evaporate), pengeringan (dryer) dan&#13;
pendinginan (cooling). Selanjutnya dilakukan pengemasan produk susu kedelai bubuk.&#13;
Unit pendukung proses pabrik meliputi unit pengadaan air, steam, udara pendingin, tenaga listrik, dan bahan bakar. Kebutuhan air sebesar 9201,95 kg/jam diperoleh dari Sungai Krueng Mane, Kabupaten Bireun, Provinsi Aceh. Untuk memenuhi kebutuhan listrik diperoleh dari PT. PLN dengan daya 761,81 kW.&#13;
Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan metode struktur garis dan fungsional. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 170 orang karyawan.&#13;
&#13;
Hasil analisa ekonomi yang diperoleh adalah sebagai berikut:&#13;
&#13;
1	Fixed Capital Investment (FCI)	= Rp.	892.079.286.282,-&#13;
2	Working Capital Investment (WCI)	= Rp.	223.019.821.571,-&#13;
3	Total Capital Investment (TCI)	= Rp.	1.115.099.107.853,-&#13;
4	Total Production Cost (TPC)	= Rp.	626.786.465.137,-&#13;
5	Sales Cost (SC)	= Rp.	1.320.000.000.000,-&#13;
6	Laba Bersih	= Rp.	451.493.791.305,-&#13;
7	Pay Out Time (POT)	= 2 tahun 1 bulan&#13;
8	Break Event Point (BEP)	= 23%&#13;
9	Internal Rate of Return (IRR)	= 45%&#13;
&#13;
Berdasarkan analisis ekonomi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa perancangan pabrik susu kedelai bubuk ini layak untuk dilanjutkan ke tahap konstruksi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
vii&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>SOYBEAN MILK-COMMERCIAL PROCESSING</topic>
 </subject>
 <classification>663.64&#13;
</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>33223</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-07-26 11:08:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-03-03 10:19:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>