ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA CABAI MERAH DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA CABAI MERAH DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Rahmatul Fajri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1205102010112

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Rahmatul Fajri. 1205102010112. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Harga Cabai Merah Di Kota Banda Aceh Besar di bawah bimbingan Dr.Ir.Indra, M.P, sebagai pembimbing utama dan Ir.T. Fauzi, M.Agr, selaku pembimbing anggota.



RINGKASAN
Cabai merah merupakan komoditas hortikultura yang sangat di gemari oleh masyarakat indonesia. Ciri dan jenis sayuran ini rasanya pedas dan aromanya khas, sehingga bagi orang-orang tertentu dapat membangkitkan selera makan. Selain untuk kebutuhan rumah tangga, cabai juga digunakan sebagai bahan baku industri pangan dan farmasi.
Pada saat ini konsumsi cabai merah cenderung mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, meningkatnya ragam masakan yang menggunakan cabai merah, dan berkembangnya industri pengolahan serta kebutuhan terhadap benih cabai merah yang berkualitas.
Sekalipun ada kecenderungan peningkatan kebutuhan, permintaan terhadap cabai untuk kebutuhan sehari-hari dapat berfluktuasi yang disebabkan karena naik turunnya harga cabai yang terjadi di pasar eceran. Fluktuasi harga yang terjadi di pasar eceran, selain disebabkan oleh faktor-faktor yang mempengaruhi sisi permintaan juga disebabkan oleh faktor-faktor yang mempengaruhi sisi penawaran.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi naik - turunnya harga cabai merah di Kota Banda Aceh. Lokasi penelitian dilakukan di Kota Banda Aceh dengan objek penelitian adalah Pedagang Cabai Merah di Kota Banda Aceh. Pengambilan sampel untuk pedagang adalah menggunakan Multi Stage Sample yaitu sampel ditarik dari kelompok-kelompok populasi, tetapi tidak semua anggota kelompok populasi menjadi sampel (Nazir, 2005). Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah Uji Asumsi Klasik dan Regresi Linear Berganda.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diperoleh bahwa Secara serempak (simultan) variabel produksi, curah hujan, jumlah penduduk, dan jumlah rumah makan berpengaruh positif atau signifikan terhadap harga cabai merah di Kota Banda Aceh di mana Fhitung > Ftabel (12,224 > 2,59) dengan tingkat signifikansi 0,001. Secara parsial variabel curah hujan, jumlah penduduk, jumlah rumah makan berpengaruh positif atau signifikan terhadap harga cabai merah di Kota Banda Aceh. Sedangkan Produksi tidak berpengaruh positif atau tidak signifikan terhadap harga cabai merah di Kota Banda Aceh. Variabel jumlah penduduk memiliki pengaruh lebih besar terhadap harga cabai merah dibandingkan, Produksi, jumlah rumah makan, dan curah hujan dengan hasil regresi sebesar 1,575 selanjutnya pengaruh variabel lainnya yaitu jumlah rumah makan sebesar 0,473, curah hujan sebesar 0,165, dan produksi sebesar -0,122.
Berdasarkan hasil penelitian penulis ingin menyarankan Adapun saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut : Bagi penelitian selanjutnya hal yang dapat dijadikan sebagai pertimbangan yaitu dikarenakan prediksi dari 4 variabel independen terhadap harga cabai merah sebesar 83% sedangkan sisanya 17% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar model regresi. Maka bagi penelitian selanjutnya disarankan untuk menambah atau menggunakan variabel-variabel independen lainnya yang potensial.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK