<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="33032">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA DEPRESI DENGAN KECANDUAN INTERNET PADA SISWA SMP DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Halida Ulfah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masa remaja adalah titik penting dalam kehidupan yang membawa perubahan besar pada ranah perkembangan. Berbagai permasalahan yang dialami remaja membuatnya rentan mengalami depresi. Remaja yang depresi seringkali tidak memiliki tempat untuk mengadu, sehingga internet sebagai media yang menawarkan banyak fasilitas, dapat menjadi salah satu pengalihan bagi remaja. Seringkali, remaja lupa waktu dalam menggunakan internet sehingga tanpa sadar remaja menunjukkan gejala kecanduan internet. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan depresi dengan kecanduan internet terhadap siswa SMP di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik Purposive dan Incidental Sampling. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah  334 siswa SMP. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah adaptasi alat ukur depresi dari Depression, Anxiety, Stress Scale (DASS) dan adaptasi alat ukur Internet Addiction Test (IAT). Hasil analisis data menggunakan teknik analisis data Spearman menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar 0.299 dengan nilai p= 0.000. Hipotesis yang diajukan diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara depresi dengan kecanduan internet pada siswa SMP di Banda Aceh. Hal ini menunjukkan semakin tinggi tingkat depresi maka semakin tinggi tingkat kecanduan internet pada siswa SMP di Banda Aceh, demikian pula sebaliknya. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa siswa SMP di Banda Aceh berada pada kategori normal untuk variabel depresi dan kategori ringan untuk variabel kecanduan internet.&#13;
&#13;
Kata kunci: depresi, kecanduan internet, siswa SMP.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>ANXIETY DISORDERS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.852 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>33032</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-07-19 19:46:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-02-03 11:32:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>