ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERSEDIAAN PANGAN DI PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERSEDIAAN PANGAN DI PROVINSI ACEH


Pengarang

Dewi Eka Nova - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1309200240016

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Manajemen., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.17

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERSEDIAAN
PANGAN DI PROVINSI ACEH

Dewi Eka Nova
Magister Agribisnis/Universitas Syiah Kuala

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh luas panen, harga pangan dan etersediaan
pangan tahun sebelumnya. Penelitian dilaksanakan di Provinsi Aceh, meliputi Kabupaten
Aceh Utara komoditi gabah kering, Aceh Tenggara komoditi jagung, Bireun komoditi kedelai,
dan Aceh Besar komoditi ubi kayu. Menggunakan data sekunder. Data sekunder adalah data
yang diperoleh dari studi kepustakaan dan pengambilan data dari instansi-instansi terkait
seperti Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Aceh dan Dinas Badan Pusat
Statistik Aceh yang berhubungan dengan penelitian ini. Analisis yang digunakan adalah
metode Ordinary Least Square (OLS). Alat bantu dalam mengolah data sekunder ini adalah
SPSS v.22. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien determinasi (R




2
) untuk gabah kering
di Kabupaten Aceh Utara sebesar 0.988 artinya bahwa variasi yang sebelumnya dapat
menjelaskan ketersediaan gabah kering sebesar 98.8 %. Untuk jagung di kabupaten Aceh
Tenggara nilai koefisien determinasi (R
2
) sebesar 0.977 menjelaskan bahwa ketersediaan
jagung kering sebesar 97.7 %. Kedelai pada Kabupaten Bireun Koefisien determinasi (R
)
sebesar 0.917 menjelaskan bahwa variasi yang sebelumnya dapat menjelaskan ketersediaan
kedelai sebesar 91.7 %. Dan untuk ubi kayu nilai koefisien determinasi (R
) sebesar 0.928
artinya bahwa variasi yang sebelumnya dapat menjelaskan ketersediaan ubi kayu sebesar 92.8
%. Kesemuanya secara serempak menunjukkan luas panen, harga, mempengaruhi ketersediaan
pangan pada masing-masing kabupaten penelitian, dan ketersediaan tahun sebelumnya tidak
mempengaruhi ketersediaan pangan.

Kata Kunci : Ketersediaan (gabah kering,jagung, kedelai, ubi kayu), luas panen, harga
(gabah kering, jagung, kedelai, ubi kayu) dan ketersediaan (gabah kering,
jagung, kedelai, ubi kayu) tahun sebelumnya.
2
2

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK