HUBUNGAN STRES DENGAN KEJADIAN ACNE VULGARIS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN STRES DENGAN KEJADIAN ACNE VULGARIS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

Nova Friska - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1307101020033

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Stres adalah salah satu kondisi yang rentan terjadi pada setiap orang termasuk mahasiswa. Banyak hal yang dapat mencetuskan timbulnya stres diantaranya adalah stressor akademik. Stressor akademik dapat memberikan efek posititif dan negatif. Efek positif yang ditimbulkan adalah meningkatnya semangat belajar akibat tuntutan akademik sedangkan efek negatif yang dapat ditimbulkan munculnya berbagai kondisi patofisiologis salah satunya adalah acne vulgaris. Acne vulgaris adalah salah satu masalah kulit yang rentan terjadi pada remaja dan dewasa awal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara stres dengan acne vulgaris pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik survey dengan desain survey cross sectional. Populasi adalah mahasiswa Fakultas Keperawatan dari angkatan 2013 s.d 2016. Teknik pengambilan sampel stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 88 orang. Alat pengumpulan data berupa lembar observasi Global Acne Grading System (GAGS) dengan 6 lokasi penilaian acne vulgaris dan kuesioner yang diadopsi dari Depresion Anxiety Stress Scale (DASS42) dengan 14 item pertanyaan. Analisa data dilakukan dengan uji univariat dan uji bivariat (statistic Chi-Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 91,7% responden mengalami stres normal dan acne vulgaris skala ringan. Hasil uji statistic diperoleh P-value = 0,706. Ini menunjukkan bahwa nilai P-value > ?. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara stres dengan kejadian acne vulgaris pada mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala. Saran bagi Fakultas Keperawatan diharapkan dapat terus mengembangkan keilmuan keperawatan medical bedah khususnya bidang dermatology terkait promosi kesehatan tentang cara pencegahan, pencetus dan pengaturan diet terhadap acne vulgaris.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK