JUMLAH CEMARAN MIKROBA DAN NILAI ORGANOLEPTIK IKAN TONGKOL (EUTHYNNUS AFFINIS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

JUMLAH CEMARAN MIKROBA DAN NILAI ORGANOLEPTIK IKAN TONGKOL (EUTHYNNUS AFFINIS)


Pengarang

Ria Apriani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1302101010142

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

636.5

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

JUMLAH CEMARAN MIKROBA DAN NILAI
ORGANOLEPTIK IKAN TONGKOL
(Euthynnus affinis)


ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan mengetahui jumlah cemaran mikroba dan nilai organoleptik ikan tongkol (Euthynnus affinis). Penelitian dimulai dengan pengambilan sampel ikan tongkol secara acak di Pasar Peunayong dan TPI Lampulo Kota Banda Aceh. Pengambilan ikan tongkol dilakukan dua kali dalam sehari, yakni pada waktu pagi hari (pukul 07.00-09.00 WIB) dan waktu sore hari (pukul 16.00-18.00 WIB). Ikan kemudian disimpan dalam wadah steril dan selanjutnya dibawa ke Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala. Sampel ikan tongkol dianalisis nilai organoleptiknya yakni kenampakan (terdiri dari mata, insang dan lendir), bau, sayatan daging dan tekstur secara kualitatif oleh 14 orang responden. Selanjutnya sampel-sampel tersebut juga diperiksa jumlah cemaran mikroba menggunakan metode Total Plate Count (TPC). Hasil penelitian ditemukan bahwa jumlah cemaran mikroba pagi hari (1,2 x 10?) lebih rendah dibandingkan dengan jumlah cemaran mikroba sore hari (3,9 x 10?). Rata-rata nilai organoleptik ikan tongkol pada pengambilan pagi dan sore hari adalah kriteria ikan segar. Disimpulkan bahwa jumlah cemaran pada ikan tongkol yang dijual pagi dan sore hari di bawah standar SNI (Standar Nasional Indonesia). Jumlah cemaran mikroba pada ikan tongkol yang dijual pagi hari lebih rendah (1,2x10? CFU/gr) dibanding sore hari (3,9x10? CFU/gr) dengan kriteria ikan dalam kondisi segar dengan rata-rata nilai organoleptik 7.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK