<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32903">
 <titleInfo>
  <title>RANCANG BANGUN MESIN PEMARUT KELAPA MEKANIS TIPE MATA SILINDER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Amir Adam Maulana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak.Pemarutan kelapa merupakan pengikisan terhadap daging kelapa dengan cara diparut menggunakan mata pemarut. Daging kelapa terlebih dahulu dipisahkan dengan batoknya agar proses pemarutan pada mesin pemarut mata silinder lebih efektif. Berdasarkan hasil pengujian mesin pemarut kelapa mata silinder  dapat dilihat dari tiga kali pengulangan dengan nilai persentasepengulanganpersentase kehilangan hasil pemarutan dengan nilai pada pamarutan adalah 20,7 % (620 gr) pada pengulangan pertama, 12,7% (360 gr) pada pengulangan kedua, dan 18,8% (565 gr)  pada pengulangan ketiga. Pada pengulangan pertama terjadi kelihangan yang relatif lebih besar dikarenakan oleh banyaknya kelapa yang tersangkut pada tangki  mata pemarutan silinder. Pada proses pengulangan kedua, kehilangan hasil yang diperoleh relatif lebih dikarenakan kelapa yang tersangkut pada proses pengulangan pertama terbawa oleh kelapa yang diparut sehingga didapat persentase hasil parutan yang lebih besar dari pada hasil pengulangan pertama. Pada proses pengulangan ketiga didapat hasil sebesar 18,8% (565 gr) pada proses pengulangan ketiga kehilangan hasil pemarutan lebih kecil dibanding pada pengulangan pertama, dikarenakan oleh kelapa yang sudah tersangkut pada pengulangan petama sudah banyak yang terbawa pada saat proses pengulangan kedua sehingga pada proses pemarutan ketiga relatif lebih kecil dibanding yang pertama dan lebih besar kehilangan dibanding yang kedua dikarenakan masih ada kelapa yang tersangkut pada tabung mata silinder.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>32903</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-07-18 23:07:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-19 10:52:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>