TINGKAT EFEKTIVITAS SOSIALISASI KOMISI INDEPENDEN PEMILIHAN KOTA BANDA ACEH DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH PERIODE 2017-2022 (STUDI PENELITIAN TERHADAP ETNIS TIONGHOA DI PEUNAYONG KOTA BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

TINGKAT EFEKTIVITAS SOSIALISASI KOMISI INDEPENDEN PEMILIHAN KOTA BANDA ACEH DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH PERIODE 2017-2022 (STUDI PENELITIAN TERHADAP ETNIS TIONGHOA DI PEUNAYONG KOTA BANDA ACEH)


Pengarang

Risfandy - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1210103010082

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ix
Risfandy,
2017
ABSTRAK
TINGKAT EFEKTIVITAS SOSIALISASI
KOMISI INDEPENDEN KOTA BANDA
ACEH DALAM PEMILIHAN KEPALA
DAERAH PERIODE 2017-2022 (Studi
Penelitian Terhadap Etnis Tionghoa Di
Peunayong Kota Banda Aceh)
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Syiah Kuala
(Dr. Effendi Hasan, MA)
(x, 82), pp., bibl., app.
Pada pemilihan kepala daerah periode 2017-2022 di kawasan Gampong
Peunayong Kota Banda Aceh dimana daerah tersebut sebagian besar didomisili
oleh warga etnis minoritas Tionghoa, menunjukkan angka persentase partisipasi
masyarakat yaitu 47,8%. Sedangkan partisipasi warga etnis Tionghoa berdasarkan
data dari Yayasan Hakka Aceh hanya berkisar diantara 46%. Hal tersebut
tentunya relatif rendah dan menurun mengingat target KIP Kota Banda Aceh
setiap gampong pada Pilkada 2017 harusnya mencapai lebih dari 50% partisipasi
pemilih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor
penyebab dari kurangnnya partisipasi warga etnis Tionghoa dan faktor-faktor
penghambat KIP Kota Banda Aceh dalam mensosialisasikan Pilkada 2017 serta
sosialisasi yang seharusnya dilakukan oleh KIP Kota Banda Aceh kepada warga
etnis Tionghoa. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif
deskriptif. Semua data yang diperlukan diperoleh melalui penelitian lapangan dan
kepustakaan. Penelitian lapangan dilakukan dengan cara mewawancarai informan-informan yang telah ditentukan sebelumnya, sedangkan penelitian kepustakaan
dilakukan dengan cara membaca buku, skripsi, jurnal, peraturan perundan g-undangan dan bahan-bahan lain yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilakukan oleh KIP Kota
Banda Aceh terhadap warga etnis Tionghoa masih tidak efektif dan kurang
maksimal dengan melihat ada beberapa faktor yang menjadi penghambat dalam
hal tersebut. KIP Kota Banda Aceh diharapkan mampu meningkatkan partisipasi
warga etnis Tionghoa. Bentuk sosialisasi yang seharusnya dilakukan oleh KIP
Kota Banda Aceh kepada warga etnis Tionghoa antara lain; pertama, KIP Kota
Banda Aceh seharusnya membentuk tim Relawan Demokrasi yang dapat
memberikan sosialisasi khusus kepada warga etnis Tionghoa. Kedua, KIP Kota
Banda Aceh harus mengagendakan jadwal sosialisasi khusus sejak pra pemilihan
kepala daerah. Ketiga, KIP Kota Banda Aceh seharusnya menyasar atau
mendatangi langsung kawasan berbasis etnis Tionghoa dan melakukan sosialisasi
dalam bentuk pawai.
Kata Kunci : KIP, Sosialisasi, Partisipasi, Etnis Tionghoa, Pilkada 2017.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK