PENERAPAN TEORI ANTRIAN PADA PROSES PENAMBANGAN BATUBARA MENGGUNAKAN ALAT GALI MUAT KOMATSU PC 400 DAN ALAT ANGKUT HINO 500 FM 320 PD DI SITE MUARA TIGA BESAR SELATAN PT. BUKIT ASAM, TANJUNG ENIM, SUMATERA SELATAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENERAPAN TEORI ANTRIAN PADA PROSES PENAMBANGAN BATUBARA MENGGUNAKAN ALAT GALI MUAT KOMATSU PC 400 DAN ALAT ANGKUT HINO 500 FM 320 PD DI SITE MUARA TIGA BESAR SELATAN PT. BUKIT ASAM, TANJUNG ENIM, SUMATERA SELATAN


Pengarang

Irfan Zuhdiansyah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1204108010095

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Pertambangan (S1) / PDDIKTI : 31201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

622.8

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kegiatan penambangan batubara oleh PT. Bukit Asam yang berlokasi di Kecamatan Merapi, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan, menggunakan sistem tambang terbuka yang merupakan metode konvensional. Terdapat kombinasi kerja alat muat dengan alat angkut pada proses penambangan dari front sampai menuju stockpile. Dengan rincian alat yaitu: 1 unit Komatsu PC 400 dengan 5 unit Hino 500 FM 320 HDN. Target produksi yang ditetapkan sebesar 170.000 Ton/bulan, secara perhitungan tercapai sebesar 149.820,67 Ton/bulan untuk alat muat dan 152.941,61 Ton/bulan untuk alat angkut. Hal ini dikarenakan rendahnya nilai effective utilization sebesar 67,64 % untuk alat angkut dan 68,46 % yang diakibatkan tingginya curah hujan, dan faktor lainnya yang mempengaruhi produksi karena terjadi antrian pada alat angkut dalam menerima pelayananan muatan batubara oleh alat muat sehingga menyebabkan kehilangan waktu produksi. Dengan menggunakan teori antrian dapat memberikan informasi mengenai kinerja alat dan sumber permasalahan, dan solusi alternatif untuk menghilangkan antrian yaitu dengan mengurangi jumlah pengisian menjadi 7 dan dapat menghasilkan produksi sebesar 166.024,9 ton/bulan.

Kata kunci: Produksi, antrian, effective utilization.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK