<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32754">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN MUTU MINYAK NILAM DENGAN VARIASI LAMA PENYULINGAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>UTAMI AL CAESARIA TH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Minyak nilam diperoleh dengan cara penyulingan terhadap daun dan batang nilam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendemen dan mutu minyak nilam dengan variasi lama penyulingan. Penelitian ini dilaksanakan di Kelompok Usaha Subur Jaya Gampong Pucok Krueng Kecamatan Pasie Raja Kabupaten Aceh Selatan. Metode penelitian ini terdiri dari penyulingan minyak nilam dengan lama penyulingan 2 jam, 4 jam, dan 6 jam dengan sistem penyulingan uap. Nilam yang disuling yaitu sebanyak 70kg  dengan kadar air 14,93%. Analisis mutu minyak nilam yang diamati meliputi rendemen, bobot jenis, indeks bias, dan kelarutan dalam alkohol 90%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen tertinggi dihasilkan dengan lama penyulingan 6 jam  yaitu 2,2838% dibandingkan dengan hasil penyulingan 2 jam yaitu 1,5595% dan 4 jam yaitu 1,9967%. Bobot jenis yang dihasilkan dengan lama penyulingan 2 jam yaitu 0,9534, 4 jam  yaitu 0,9605, dan 6 jam yaitu 0,9635. Indeks bias minyak nilam dengan lama penyulingan 2 jam yaitu 1,510, 4 jam yaitu 1,511, dan 6 jam yaitu 1,514. Kelarutan dalam alkohol 90% minyak nilam tidak melebihi 1:10 untuk semua variasi lama penyulingan sehingga secara umum mutu yang dihasilkan dari minyak nilam dengan variasi lama penyulingan 2 jam, 4 jam, dan 6 jam termasuk baik karena masih masuk dalam kriteria Standar Nasional Indoneisa (SNI 06-2385-2006). Berdasarkan rendemen dan mutu minyak nilam seperti bobot jenis, indeks bias dan kelarutan dalam alkohol 90% dapat disimpulkan bahwa penyulingan 6 jam merupakan lama penyulingan yang lebih baik secara kuantitas dan kualitas dibandingkan dengan lama penyulingan 2 jam dan 4 jam.&#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>PATCHOULI OIL</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>32754</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-07-17 16:58:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-08-20 08:51:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>