POLITIK DINASTI AMPON BANG DI NAGAN RAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

POLITIK DINASTI AMPON BANG DI NAGAN RAYA


Pengarang

Izwar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1210103010096

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sejak terbentuknya Kabupaten Nagan Raya pada tahun 2002 silam, H.T
Zulkarnaini atau yang akrab disapa Ampon Bang memimpin Nagan Raya hingga
15 tahun. Di dalam periode kepemimpinannya Ampon Bang telah memenangkan
2 kali Pilkada di Nagan Raya yaitu Pilkada perdana pada tahun 2007 dan pilkada
kedua pada tahun 2012. Namun sebelum pilkada pertama berlangsung Ampon
Bang menjabat sebagai Pj. Bupati Nagan Raya selama 4 tahun dari sejak
terbentuknya kabupaten tersebut. Dalam kepemimpinannya Ampon Bang telah
membangun dinasti politik dengan menempatkan sejumlah keluarga dan
kerabatnya dalam jajaran pemeritahan di Nagan Raya. Selain itu Ampon Bang
juga ikut terlibat dalam kemenangan isterinya memperoleh kursi ketua DPRK
Nagan Raya pada pemilu legislatif tahun 2014 dan ikut memenangkan Adik
kandungnya pada pilkada serentak tahun 2017 di Nagan Raya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses, praktik, dan
pola Ampon Bang dalam mempertahankan politik dinasti di Nagan Raya serta
dampak eksistensi politik dinasti di Nagan Raya.
Penelitian ini bersifat kajian lapangan dan kepustakaan, dimana data yang
digunakan pada penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Data
primer yang meliputi hasil wawancara dan observasi. Sedangkan data sekunder
berupa dokumen dalam bentuk elektronik maupun cetak, undang-undang, skripsi,
atikel, dan jurnal yang memiliki hubungan dengan penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Ampon Bang membantu kemenangan
isterinya dengan cara mempromosi dan mengajak masyarakat memilih isterinya,
mendoktrin Camat dan aparatur desa, dan melakukan kecurangan dalam
rekrutmen caleg. Sedangkan dalam memenangkan adiknya, Ampon Bang
membantu dengan cara melakukan intimidasi politik terhadap aparatur desa dan
PNS, mendoktrin Camat meminta dana desa pada setiap Keuchik untuk
mendukung dana kampanye adiknya, dan mempromosikan adiknya dengan cara
menempatkan kalender adiknya pada sejumlah dinas dan kantor di Nagan Raya.
Dampak positif esksistensi politik dinasti di Nagan Raya adalah
progresifitas sektor infrastruktur dan penggunaan APBK tepat sasaran, sedangkan
dampak negatifnya yaitu terabainya hak – hak rakyat dan kaum intelektual,
lahirnya local strongmen, tertutupnya aspirasi masyarakat, melemahnya kinerja
legislatif, dan hilangnya kebebasan untuk memilih.
Kata Kunci :Dinasti, Politik, Pemilu, Pilkada

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK