ANALISIS PENERAPAN LINE BALANCING DENGAN PENDEKATAN SIMULASI DAN METODE RANKED POSITION WEIGHT (RPW) (STUDI KASUS: CV. IJA KROENG - SEUTUI, BANDA ACEH, INDONESIA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS PENERAPAN LINE BALANCING DENGAN PENDEKATAN SIMULASI DAN METODE RANKED POSITION WEIGHT (RPW) (STUDI KASUS: CV. IJA KROENG - SEUTUI, BANDA ACEH, INDONESIA)


Pengarang

Abdul Hanan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1204106010027

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Industri (S1) / PDDIKTI : 26201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

625.7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Metode line balancing diperlukan untuk merencanakan dan mengendalikan suatu
aliran produksi sehingga dapat meningkatkan output produksi. Perusahaan
mengevaluasi dan memperbaiki lintasan produksi dengan tujuan untuk
memaksimalkan efisiensi kerja dan meminimalkan ketidakseimbangan dari
lintasan produksi. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah
ketidakseimbangan lintasan pada proses produksi pembuatan kain sarung khas
Aceh sehingga menyebabkan terjadinya bottleneck. Ranked position weigth
(RPW) merupakan proses menentukan bobot-bobot dari proses produksi yang
kemudian akan disusun dalam work station yang efektif guna meningkatkan
efisiensi kerja pada lintasan produksi. Data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah data waktu proses produksi, jumlah jam kerja dan target produksi. Untuk
mengetahui efisiensi proses produksi saat ini maka dibuat model simulasi dengan
menggunakan software Arena. Pembuatan usulan perbaikan dibuat menggunakan
metode RPW dan pendekatan simulasi untuk mendapatkan jumlah stasiun kerja
yang optimal. Hasil dari penerapan metode RPW didapatkan bahwa terjadi
peningkatan efisiensi lintasan produksi yang lebih baik yaitu dari 65% menjadi
88,3% dengan 3 work station.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK