<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32712">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENERAPAN LINE BALANCING DENGAN PENDEKATAN SIMULASI DAN METODE RANKED POSITION WEIGHT (RPW) (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>CV. IJA KROENG - SEUTUI, BANDA ACEH, INDONESIA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Abdul Hanan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Metode line balancing diperlukan untuk merencanakan dan mengendalikan suatu&#13;
aliran produksi sehingga dapat meningkatkan output produksi. Perusahaan&#13;
mengevaluasi dan memperbaiki lintasan produksi dengan tujuan untuk&#13;
memaksimalkan efisiensi kerja dan meminimalkan ketidakseimbangan dari&#13;
lintasan produksi. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah&#13;
ketidakseimbangan lintasan pada proses produksi pembuatan kain sarung khas&#13;
Aceh sehingga menyebabkan terjadinya bottleneck. Ranked position weigth &#13;
(RPW) merupakan proses menentukan bobot-bobot dari proses produksi yang&#13;
kemudian akan disusun dalam work station yang efektif guna meningkatkan&#13;
efisiensi kerja pada lintasan produksi. Data yang digunakan dalam penelitian ini&#13;
adalah data waktu proses produksi, jumlah jam kerja dan target produksi. Untuk&#13;
mengetahui efisiensi proses produksi saat ini maka dibuat model simulasi dengan&#13;
menggunakan software Arena. Pembuatan usulan perbaikan dibuat menggunakan&#13;
metode RPW dan pendekatan simulasi untuk mendapatkan jumlah stasiun kerja&#13;
yang optimal. Hasil dari penerapan metode RPW didapatkan bahwa terjadi&#13;
peningkatan efisiensi lintasan produksi yang lebih baik yaitu dari 65% menjadi&#13;
88,3% dengan 3 work station.&#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>ROUNDABOUTS (TRAFFIC CIRCLES) - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SIMULATIONS - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>625.7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>32712</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-07-17 12:39:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-31 08:32:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>