<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32698">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SUBSITUSI POLYPROPYLENE DAN ABU TEMPURUNG KELAPA DENGAN CARA KERING TERHADAP KINERJA CAMPURAN LASTON LAPIS AUS (AC-WC)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wenny Rahmadhani Nasution</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Perkerasan jalan yang umum digunakan di Indonesia adalah lapis aspal beton. Kekuatan perkerasan jalan ini di pengaruhi oleh sifat fisik agregat baik bentuk butir maupun tekstur permukaannya. Mutu campuran beraspal pada perkerasan dapat ditingkatkan, salah satu caranya dengan menambahkan bahan tambah. Pada penelitian ini bahan tambah yang digunakan adalah plastik jenis Polypropylene (PP) yang berfungsi untuk meningkatkan daya ikat aspal beton. Penggunaan plastik selain mengurangi sampah juga dapat meningkatkan mutu campuran beraspal. Selain itu, bahan pengisi ruang antara agregat kasar dan halus atau disebut filler juga mempengaruhi campuran beraspal. Abu batu, semen, dan fly ash sudah sering digunakan sebagai filler dalam campuran beraspal, tetapi jenis filler tersebut susah didapatkan dan harganya relatif mahal. Abu tempurung kelapa diharapkan dapat menjadi salah satu alternatifnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Marshall. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh campuran limbah Polypropylene (PP) serta penggunaan gabungan abu tempurung kelapa dan Portland cement sebagai filler terhadap karakteristik Marshall campuran AC-WC. Tahapan awal penelitian ini adalah mencari kadar aspal optimum (KAO). Setelah KAO didapat, kemudian dilakukan pembuatan benda uji variasi persentase limbah Polypropylene (PP) 2%, 4%, dan 6% terhadap berat campuran aspal dengan cara kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase subsitusi Polypropylene (PP) yang efektif sebesar 2% pada kadar aspal 4,70%. Nilai stabilitas yang didapat pada kadar aspal efektif adalah 1665,55 kg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar persentase Polypropylene (PP) dalam campuran AC-WC menyebabkan nilai VIM,  flow, VMA, dan VFA cenderung fluktuatif. Nilai density yang diperoleh dari substitusi variasi persentase Polypropylene (PP) tidak terjadi perubahan nilai yang besar. &#13;
&#13;
Kata Kunci : Laston lapis aus (AC-WC), Polypropylene (PP), Abu Tempurung Kelapa, Karakteristik Marshall&#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>ASPHALT CONCRETE - ROAD ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>625.85</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>32698</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-07-17 11:47:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-02-06 08:17:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>