Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
PENGARUH PENGGUNAAN AIR ES SEBAGAI BAHAN PEREAKSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN AWAL MORTAR MUTU TINGGI YANG DIPERCEPAT
Pengarang
Zurratul Aini Nasa - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1404001010089
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
691.3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kebutuhan teknologi dan kondisi lapangan yang menuntut suatu konstruksi harus
menghasilkan kekuatan dan ketahanan yang baik namun harus selesai dalam
waktu 12 jam sudah menghasilkan mutu struktural. Solusi tersebut dengan
menambah sikaset accelerator untuk mempercepat waktu pengerasan tapi
memberi efek panas hidrasi yang tinggi, sehingga menggunakan air es untuk
menstabilkan panas hidrasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh penggunaan air es sebagai bahan pereaksi semen terhadap kuat tekan
awal mortar mutu tinggi yang dipercepat dengan penambahan silica fume 7% dari
berat semen, viscocrete-1003 0,6% dari berat semen dan accelerator (1acc :5 air )
dengan jenis dan dosis yang telah ditetapkan serta efektif untuk mencapai mortar
mutu tinggi. Perencanaan campuran menggunakan metode coba-coba (trial and
erorr). Dimensi benda uji standar yang digunakan pada penelitian ini adalah
diameter 10 cm x tinggi 20 cm sebanyak 12 buah benda uji untuk masing-masing
penggunaan air normal dan air es sebagai bahan pereaksi semen. Pada penelitian
ini umur pengujian kuat tekan awal mortar mutu tinggi yang dipercepat adalah 12
jam, 24 jam, 48 jam, dan 28 hari dengan faktor air semen (FAS) 0,3. Ukuran
maksimum agregat adalah lolos saringan 9,52 mm. Hasil dari penelitian ini adalah
penggunaan air es sebagai bahan pereaksi semen menunjukkan kuat tekan awal
pada umur 12 jam, 24 jam, 48 jam, serta 28 hari berturut-turut sebesar 28,82 MPa,
40,43 MPa, 51,24 MPa, dan 77,26 MPa, sedangkan dengan penggunaan air
normal sebagai bahan pereaksi semen menunjukkan bahwa kuat tekan awal ratarata
pada umur 12 jam, 24 jam, 48 jam, serta 28 hari berturut-turut sebesar 30,43
MPa, 38,83 MPa, 51,04 MPa, dan 80,07 MPa, modulus elastisitas teori yang
dihasilkan untuk penggunaan air es dan air normal adalah 41.757,2 MPa dan
42.508,2 MPa, sedangkan modulus elastisitas pengujian dihasilkan berturut-turut
31.757,2 MPa dan 32.291,9 MPa. Penggunaan air es sebagai bahan pereaksi
semen dalam campuran mortar mutu tinggi yang dipercepat tidak lebih efektif
menghasilkan mortar mutu tinggi dibandingkan dengan penggunaan air normal
sebagai bahan peraksi semen.
Kata Kunci: Kuat Tekan, Air Es, Mortar Mutu Tinggi.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PENGGUNAAN AIR ES SEBAGAI BAHAN PEREAKSI SIKA GROUT TERHADAP KUAT TEKAN AWAL MORTAR MUTU TINGGI YANG DIPERCEPAT (WAHYU ANDRIANSYAH, 2018)
PENGARUH PENGGUNAAN AIR ES TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR NON SUSUT (Zulfahmi Ramli, 2018)
PENGARUH PENGGUNAAN AIR ES SEBAGAI BAHAN PEREAKSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON NON PASIR YANG DIPERCEPAT (Rais Tamim Irham, 2017)
PENGARUH PENGGUNAAN AIR ES SEBAGAI BAHAN PEREAKSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI YANG DIPERCEPAT (SUATU PENELITIAN BETON DENGAN FAKTOR AIR SEMEN 0,3) (Vito Rizqy Firmansyah, 2018)
PENGARUH PENGGUNAAN AIR ES SEBAGAI BAHAN PEREAKSI TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI NON SUSUT YANG DIPERCEPAT (SUATU PENELITIAN MENGGUNAKAN DENGAN FAS 0,45, SIKA GROUT, DAN ACCELELATOR) (Rismaliza, 2017)