<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32666">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENGGUNAAN AIR ES SEBAGAI BAHAN PEREAKSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN AWAL MORTAR MUTU TINGGI YANG DIPERCEPAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zurratul Aini Nasa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Kerja Praktek</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Kebutuhan teknologi dan kondisi lapangan yang menuntut suatu konstruksi harus&#13;
menghasilkan kekuatan dan ketahanan yang baik namun harus selesai dalam&#13;
waktu 12 jam sudah menghasilkan mutu struktural. Solusi tersebut dengan&#13;
menambah sikaset accelerator untuk mempercepat waktu pengerasan tapi&#13;
memberi efek panas hidrasi yang tinggi, sehingga menggunakan air es untuk&#13;
menstabilkan panas hidrasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui&#13;
pengaruh penggunaan air es sebagai bahan pereaksi semen terhadap kuat tekan&#13;
awal mortar mutu tinggi yang dipercepat dengan penambahan silica fume 7% dari&#13;
berat semen, viscocrete-1003 0,6% dari berat semen dan accelerator (1acc :5 air )&#13;
dengan jenis dan dosis yang telah ditetapkan serta efektif untuk mencapai mortar&#13;
mutu tinggi. Perencanaan campuran menggunakan metode coba-coba (trial and&#13;
erorr). Dimensi benda uji standar yang digunakan pada penelitian ini adalah&#13;
diameter 10 cm x tinggi 20 cm sebanyak 12 buah benda uji untuk masing-masing&#13;
penggunaan air normal dan air es sebagai bahan pereaksi semen. Pada penelitian&#13;
ini umur pengujian kuat tekan awal mortar mutu tinggi yang dipercepat adalah 12&#13;
jam, 24 jam, 48 jam, dan 28 hari dengan faktor air semen (FAS) 0,3. Ukuran&#13;
maksimum agregat adalah lolos saringan 9,52 mm. Hasil dari penelitian ini adalah&#13;
penggunaan air es sebagai bahan pereaksi semen menunjukkan kuat tekan awal&#13;
pada umur 12 jam, 24 jam, 48 jam, serta 28 hari berturut-turut sebesar 28,82 MPa,&#13;
40,43 MPa, 51,24 MPa, dan 77,26 MPa, sedangkan dengan penggunaan air&#13;
normal sebagai bahan pereaksi semen menunjukkan bahwa kuat tekan awal ratarata&#13;
pada umur 12 jam, 24 jam, 48 jam, serta 28 hari berturut-turut sebesar 30,43&#13;
MPa, 38,83 MPa, 51,04 MPa, dan 80,07 MPa, modulus elastisitas teori yang&#13;
dihasilkan untuk penggunaan air es dan air normal adalah 41.757,2 MPa dan&#13;
42.508,2 MPa, sedangkan modulus elastisitas pengujian dihasilkan berturut-turut&#13;
31.757,2 MPa dan 32.291,9 MPa. Penggunaan air es sebagai bahan pereaksi&#13;
semen dalam campuran mortar mutu tinggi yang dipercepat tidak lebih efektif&#13;
menghasilkan mortar mutu tinggi dibandingkan dengan penggunaan air normal&#13;
sebagai bahan peraksi semen.&#13;
Kata Kunci: Kuat Tekan, Air Es, Mortar Mutu Tinggi.</note>
 <subject authority="">
  <topic>STRUCTURAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CONCRETE - BUILDING MATERIALS</topic>
 </subject>
 <classification>691.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>32666</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-07-17 09:28:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-30 12:12:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>