<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32654">
 <titleInfo>
  <title>ALTERNATIF PERBAIKAN TATA LETAK LANTAI PRODUKSI DENGAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>CV. NAD AGRIBIS)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fajri  Muhammad</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sebagai objek penelitian, CV. NAD Agribis adalah perusahaan yang memproduksi tahu. Permasalahan yang muncul saat ini adalah konsistensi, backtracking atau gerakan balik, dan jarak antar departemen yang masih berjauhan sehingga proses produksi dinilai kurang efektif dan efisien. Untuk itu, perlu dilakukan perbaikan terhadap tata letak saat ini agar menjadi lebih baik. Perbaikan tata letak pada penelitian ini menggunakan pendekatan dengan metode Systematic Layout Planning. Pada semua tahapan perencanaan hanya mengarah pada satu rancangan alternatif terbaik yang menghasilkan beberapa perubahan posisi, dan pengurangan jarak tempuh antar departemen sehingga aliran produksi menjadi lebih baik. Perubahan yang dilakukan terhadap CV. NAD Agribis yaitu berupa perbaikan posisi dan pengurangan jarak terhadap beberapa departemen yang memiliki derajat keterkaitan yang tinggi berdasarkan ARC, ARD, dan SRD. Departemen yang dianggap menjadi penyebab backtracking yaitu perendaman 2 juga dihilangkan sehingga semua alur produksi sudah teratur mengikuti urutan proses produksi.</note>
 <subject authority="">
  <topic>CRDTALARIA SP</topic>
 </subject>
 <classification>631.86</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>32654</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-07-16 00:09:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-09 10:50:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>