PENDEKATAN KOMUNIKASI YANG DILAKUKAN GURU DALAM MEMBENTUK PERILAKU KESOPANAN DAN KEBERSIHAN PADA ANAK (STUDI PADA PAUD IT AL-AZHAR BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENDEKATAN KOMUNIKASI YANG DILAKUKAN GURU DALAM MEMBENTUK PERILAKU KESOPANAN DAN KEBERSIHAN PADA ANAK (STUDI PADA PAUD IT AL-AZHAR BANDA ACEH)


Pengarang

Eka Dara Phonna - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1210102010151

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Pendekatan Komunikasi yang Dilakukan Guru dalam
Membentuk Perilaku Kesopanan dan Kebersihan Pada Anak (Studi Pada Paud IT
Al-Azhar Banda Aceh)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
pendekatan komunikasi interpersonal guru dalam membentuk perilaku kesopanan
dan kebersihan, serta untuk mengetahui hambatan yang muncul ketika guru
berkomunikasi dengan anak. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah
teori sosial learning yang mengemukakan bahwa manusia belajar tidak hany a
melalui pengalaman langsung, melainkan juga melalui peniruan. Guru
seyogiyanya memainkan peran penting sebagai seorang model atau tokoh yang
dijadikan contoh berperilaku sosial dan moral bagi siswa. Penelitian ini
menggunakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Informan dalam
penelitian ini terdiri dari 7 orang guru yang dipilih berdasarkan teknik purposif.
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Hasil pendekatan menunjukkan bahwa pendekatan
komunikasi interpersonal yang diterapkan oleh guru dalam membentuk perilaku
kesopanan dan kebersihan pada anak usia dini berupa pendekatan informatif,
dialogis, persuasif, dan instruktif. Pendekatan informatif digunakan oleh guru
untuk memberikan pemahaman pada anak didik akan hal yang baik bagi dirinya
dan lingkungannya. Pendekatan dialogis digunakan guru untuk mengetahui
kebutuhan anak didik dan apa yang anak rasakan. Adapun pendekatan persuasif
diterapkan oleh guru saat membujuk anak yang sulit diatur dan mengalami
permasalahan terhadap perilakunya seperti rasa mementingkan diri sendiri, tidak
ikut aturan, tidak sopan, dan tidak bersih, motivasi yang kurang dan permasalahan
perilaku yang lainnya, dan yang terakhir pendekatan instruktif yang guru gunakan
untuk membuat dan menjalankan aturan yang telah ada guna membentuk perilaku
anak menjadi lebih baik. Hambatan komunikasi yang muncul ketika guru
membentuk perilaku kesopanan dan kebersihan pada anak, yaitu meliputi
perbedaan persepsi bahasa, gangguan emosional, dan gangguan fisik.
Kata Kunci: Pendekatan Komunikasi Interpersonal, Guru, Anak Usia Dini,
Perilaku Kesopanan dan Kebersihan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK