<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32590">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN FAKTOR PERSONAL DENGAN KEMAMPUAN IBU DALAM MERAWAT BALITA DENGAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT DI ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Gusni Khairiah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>fakultas keperawatan universitas syiah kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Data global, nasional dan provinsi menunjukkan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sebagai salah satu masalah yang masih mengancam kesehatan balita. Untuk dapat menurunkan angka kejadian ISPA pada balita, peran orang tua khususnya ibu sangat penting untuk memberikan perawatan kepada balita dengan ISPA. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui mengetahui hubungan faktor personal dengan kemampuan ibu dalam merawat balita dengan ISPA di Aceh Besar. Penelitian ini berdesain deskriptif korelatif dengan  melibatkan 87 ibu dari balita dengan ISPA sebagai responden, yang dipilih dengan cara simple random sampling. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner self-report dan dianalisa dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu sudah memiliki kemampuan yang tinggi (66,7%) dalam merawat balita dengan ISPA, namun tidak ada hubungan yang signifikan antara faktor personal dengan kemampuan ibu dalam merawat balita dengan ISPA di Aceh Besar. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi rekomendasi bahwa intervensi keperawatan komunitas yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan ibu dalam merawat balita ISPA harus melibatkan aggregate ibu balita dengan beragam faktor personal, tanpa perlu memfokuskan intervensi pada ibu dengan karakteristik personal tertentu. &#13;
&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>CHILD CARE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CHILDREN-HEALTH-HOME CARE</topic>
 </subject>
 <classification>649.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>32590</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-07-14 15:18:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-02-12 12:05:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>