PERBANDINGAN TUTUPAN KARANG HIDUP SEBELUM DAN SESUDAH DIJADIKAN KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN DAERAH (KKPD) DI PESISIR TIMUR PULAU WEH, SABANG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERBANDINGAN TUTUPAN KARANG HIDUP SEBELUM DAN SESUDAH DIJADIKAN KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN DAERAH (KKPD) DI PESISIR TIMUR PULAU WEH, SABANG


Pengarang

CYNTHIA APRIELLA GTG - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1311101010044

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRACT
The aim of this research is to know the cover of live coral reefs before and after be created as Conservation Water Area District (KKPD) in Eastern Coastal of Weh Island (PTPW) Sabang. This research held on December 2016 using PIT (Point Intercept Transect) method on 50 meters roll meters along with 3 times repetition of each station. Substrat data monitoring was taken in 6 stations which were: Sumur Tiga, Ujong Kareung, Reteuk, Benteng, Anoi Itam and Ujung Seuke. The result of this research discovered 9 reefs genus (2013) and 22 reefs genus (2016). The average of percent cover in KKPD was 30,11% which classified as damaged category in 2013 and experienced an enhancement to 61,72% which classified as good category in 2016. Mortality Index (MI) in Eastern Coastal of Weh Island on 2013 classified as High approaching to 1 between (0,38-0,89), while in 2016 the MI approaching to 0 with range between (0,17-0,44), which showed the health condition of coral reefs in KKPD was high and the death ratio was low.

Keywords : Genus, KKPD, Mortality Index, Percent cover of live coral, PTPW.

?
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tutupan karang hidup sebelum dan sesudah dijadikan Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) di Perairan Pesisir Timur Pulau Weh (PTPW) Sabang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2016 menggunakan metode PIT (Point Intercept Transect), pada roll meter sepanjang 50 meter dengan 3 kali pengulangan tiap stasiunnya. Pengambilan data substrat karang dilakukan di 6 stasiun pengamatan yang meliputi: Sumur Tiga, Ujung Kareng, Reteuk, Benteng, Anoi Itam dan Ujung Seuke. Hasil penelitian menunjukan ditemukan sebanyak 9 genus karang (2013) dan 22 genus karang (2016). Persentase rata-rata tutupan karang hidup pada KKPD sebesar 30,11% yang tergolong dalam kategori Rusak pada tahun 2013 dan mengalami peningkatan menjadi 61,72% yang masuk dalam kategori Baik pada tahun 2016. Indeks Mortalitas (IM) di Pesisir Timur Pulau Weh pada tahun 2013 nilai IM masih tergolong tinggi mendekati 1 dengan nilai berkisar antara (0,38-0,89), sedangkan pada tahun 2016 nilai IM yang diperoleh mendekati 0 dengan nilai berkisar antara (0,17-0,44), dimana nilai ini memperlihatkan kondisi kesehatan karang pada wilayah KKPD tinggi dan rasio kematian karang rendah.

Kata kunci : Genus, Indeks Mortalitas, KKPD, PTPW, Tutupan karang hidup.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK