<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32522">
 <titleInfo>
  <title>WANPRESTASI PENJUAL DALAM PERJANJIAN JUAL BELI MEUBEL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fitri Yati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
FITRI YATI, WANPRESTASI PENJUAL DALAM PERJANJIAN  JUAL&#13;
BELI MEUBEL &#13;
2017&#13;
Kabupaten Aceh Besar&#13;
M. JAFAR, S.H., M.Hum.&#13;
Pasal 1457 KUH Perdata menentukan bahwa jual beli adalah suatu perjanjian,&#13;
dengan mana pihak satu mengikatkan dirinya untuk menyerahkan suatu kebendaan&#13;
dan pihak yang lain untuk membayar harga yang telah diperjanjikan. Namun&#13;
demikian, dalam perjanjian jual beli meubel di Kabupaten Aceh Besar tidak semua&#13;
berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini disebabkan karena adanya penjual yang&#13;
melakukan wanprestasi dan tindakan pembeli yang tidak sepenuhnya melaksanakan&#13;
kewajibannya.&#13;
Tujuan penulisan skripsi ini untuk menjelaskan bentuk dan isi perjanjian yang&#13;
dibuat penjual dalam perjanjian jual beli meubel, faktor penyebab terjadinya&#13;
wanprestasi dalam perjanjian jual beli  meubel dan akibat hukumnya serta&#13;
penyelesaian yang ditempuh terhadap wanprestasi.&#13;
Untuk memperoleh data dalam penulisan skripsi ini dilakukan penelitian&#13;
kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan untuk&#13;
memperoleh data sekunder yang bersifat teoritis, sedangkan penelitian lapangan&#13;
dilakukan guna memperoleh data primer melalui wawancara dengan responden dan&#13;
informan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian yang dibuat penjual dalam&#13;
perjanjian jual beli meubel dapat dilihat dari adanya kesepakatan antara penjual atau&#13;
pemilik usaha meubel dengan pihak pembeli dilakukan secara lisan dan dituangkan&#13;
dalam bentuk bon faktur pesanan dengan jenis dan model. Isi perjanjian berupa&#13;
pemberian tanggung jawab kepada penjual selaku pengusaha meubel untuk&#13;
menyelesaikan jenis meubel dan pihak pembeli bertanggung jawab atas pembayaran&#13;
harga sesuai dengan kesepakatan baik dengan membayar tunai, cicilan atau&#13;
membayar sekaligus pada saat penyerahan objek perjanjian. Faktor penyebab&#13;
terjadinya wanprestasi adalah faktor iktikad tidak baik, faktor tidak selesainya&#13;
pesanan maupun pembayaran harga yang tidak tepat waktu, faktor ekonomi dan&#13;
faktor pemahaman isi perjanjian. Akibat hukum yang timbul akibat wanprestasi oleh&#13;
pihak penjual, maka  akan  mendapat teguran dari pihak pembeli atau pemesan&#13;
meubel dan apabila wanprestasi dilakukan oleh pembeli meubel, maka akan&#13;
mendapat teguran &#13;
Disarankan kepada para pihak agar mempelajari dan memahami bentuk dan&#13;
isi perjanjian serta beriktikad baik dalam melaksanakan perjanjian sehingga terhindar&#13;
dari tindakan wanprestasi dan perselisihan di kemudian hari. Disarankan kepada para&#13;
pihak agar melaksanakan isi perjanjian sesuai  kesepakatan guna menghindari&#13;
terjadinya wanprestasi dan sanksi moral akibat wanprestasi serta hilangnya rasa&#13;
kepercayaan dalam berusaha. Disarankan kepada kedua pihak dalam perjanjian jual&#13;
beli meubel  agar dalam penyelesaian masalah ataupun perselisihan lebih&#13;
mengedepankan upaya musyawarah guna menghindari sengketa yang lebih rumit&#13;
dikemudian hari.</note>
 <subject authority="">
  <topic>CONSUMER PROTECTION - LAW</topic>
 </subject>
 <classification>343.071</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>32522</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-07-14 10:04:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-06 09:38:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>