<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32515">
 <titleInfo>
  <title>KEDUDUKAN BADAN PEMBINAAN HUKUM NASIONAL DALAM MENJALANKAN FUNGSI LEGISLASI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Marzuki</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>KEDUDUKAN BADAN PEMBINAAN HUKUM NASIONAL &#13;
 DALAM MENJALANKAN FUNGSI LEGISLASI &#13;
&#13;
Marzuki&#13;
Husni&#13;
2 &#13;
Mujibussalim&#13;
&#13;
ABSTRAK &#13;
1 &#13;
3 &#13;
&#13;
Badan Pembinaan Hukum Nasional adalah Instansi pemerintah yang &#13;
bertugas melakukan Pembinaan Sistem Hukum Nasional secara terpadu dan&#13;
komprehensif sejak dari perencanaan sampai analisis dan evaluasi peraturan&#13;
Perundang-undangan. Hasil dari program dan kegiatan BPHN diarahkan untuk&#13;
mewujudkan tujuan pembangunan hukum nasional yang meliputi pembangunan&#13;
substansi hukum, struktur hukum, dan budaya hukum. Pasal 21 ayat (4) UndangUndang&#13;
&#13;
Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundangundangan&#13;
&#13;
menyatakan “Penyusunan program legislasi nasional di lingkungan&#13;
pemerintah dikoordinasikan oleh Menteri yang menyelenggarakan urusan&#13;
pemerintahan di bidang hukum”, masalah pokok penelitian ini (1) Apakah&#13;
Kedudukan BPHN sudah sesuai dengan fungsi sebagai lembaga Legislasi Nasional? &#13;
(2) Bagaimana wewenang BPHN sebagai lembaga legislasi Nasional dalam&#13;
menjalankan fungsi legislasi? (3) Apa akibat hokum terhadap fungsi legislasi yang&#13;
tidak sesuai dengan aturan?. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan kedudukan Badan&#13;
Pembinaan Hukum Nasional berdasarkan peraturan perundang-undangan yang&#13;
berlaku, untuk mengetahui dan menjelaskan kewenangan BPHN dalam peraturan&#13;
perundang-undangan yang berlaku, dan untuk mengetahui serta menjelaskan akibat&#13;
hukum yang dihadapi BPHN dalam menjalankan fungsi Legislasi. &#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis normatif.&#13;
Sumber data adalah data sekunder berupa bahan hukum primer, bahan hukum&#13;
sekunder, dan bahan hukum tersier, dan dianalisis dengan menggunakan pendekatan&#13;
kualitatif. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Badan Pembinaan Hukum Nasional &#13;
sebagai salah satu peraturan perundang-undangan menurut Undang-UndangNomor&#13;
12 Tahun 2011 yang merupakan aturan hukum yang bersifat mengatur (regelling)&#13;
dalam menjalankan tugasnya mengalami perubahan menyusul amandemen UDD&#13;
1945 dalam kewenangan, kedudukan, tugas dan fungsi dalam pembentukan peraturan&#13;
perundang-undangan. BPHN adalah Instansi pemerintah yang bertugas melakukan&#13;
pembinaan hukum nasional secara terpadu dan konperehensif. Keberadaan Prolegnas&#13;
adalah instrumen perencanaan program pembentukan peraturan perundang-undangan&#13;
yang disusun secara berencana, terpadu dan sistematis. Akibat hukum terhadap&#13;
Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) yang muncul dalam perkembangan&#13;
menjalankan fungsi legislasi dengan harus memperhatikan letak dan posisi dari &#13;
harmonisasi dan sinkronisasi. Disarankan kepada Kementerian Hukum dan Hak&#13;
Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Badan Pembinaan Hukum Nasional&#13;
yangmerupakan instansi pemerintah yang bertugas melakukan pembinaan sistem&#13;
hukum nasional secara terpadu konperehensif untuk terus melakukan langkahlangkah&#13;
strategis&#13;
dalam&#13;
pembangunan&#13;
hukum&#13;
nasional.&#13;
&#13;
&#13;
Disaran kepada pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat sebagaimana&#13;
diamanatkan oleh UU Nomor 12 Tahun 2011 maka keberadaan program legislasi&#13;
nasional baik dari segi wewenang, kedudukan serta fungsi dan tugas lebih&#13;
dibebankan kepada DPR. Lanhkah ini diharapakan dapat mendukung terwujudnya&#13;
pembangunan hukum nasional di Indonesia.&#13;
Kata Kunci: Kedudukan Badan Pembinaan Hukum Nasional dan Fungsi Legislasi &#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>LEGISLATION (LAWS AND STATUTES)</topic>
 </subject>
 <classification>348.02</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>32515</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-07-14 09:49:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-01-30 09:54:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>