Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
TINDAK PIDANA MEMILIKI HARIMAU SUMATERA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE) OLEH ANGGOTA TNI DALAM BENTUK AWETAN DAN PENERAPAN HUKUMNYA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN MILITER I-01 BANDA ACEH)
Pengarang
Annisa Syalifa Munira - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1303101010060
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
363.258
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Annisa Syaliva Munira, TINDAK PIDANA MEMILIKI HARIMAU
2017 SUMATERA (Panthera Tigris Sumatrae) OLEH
ANGGOTA TNI DALAM BENTUK AWETAN
DAN PENERAPAN HUKUMNYA.
(Suatu Penelitian di Wilayah Hukum Pengadilan
Militer I-01 Banda Aceh)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(v,70), pp., bibl.
(Ainal Hadi, SH., M.Hum)
Pasal 21 ayat (2) huruf b Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi
Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya menyebutkan bahwa “setiap orang dilarang
untuk menyimpan, memiliki , memelihara, mengangkut dan memperniagakan satwa yang
dilindungi dalam keadaan mati. Undang-undang tersebut juga mengatur tentang ancaman
pidana bagi pelanggarnya dalam Pasal 40 ayat (2) menyebutkan ”barang siapa dengan
sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal
21 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling
banyak Rp.100.000.000,00 (seratus juta rupiah). Namun kenyataan di wilayah hukum
Pengadilan Militer I-01 Banda Aceh masih terdapat dua kasus kepemilikan satwa yang
dilindungi jenis Harimau Sumatera oleh anggota TNI dalam bentuk awetan dan
penjatuhan pidana yang diputuskan hakim relatif ringan.
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan faktor penyebab anggota TNI
memiliki Harimau Sumatera dalam bentuk awetan, pertimbangan hakim dalam
penjatuhan pidana yang relatif ringan, dan pertimbangan hakim terhadap barang bukti
kepemilikan satwa yang dilindungi jenis Harimau Sumatera.
Data dalam penulisan skripsi ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan (Library
Research) dan penelitian lapangan (Field Research). Penelitian kepustakaan dilakukan
untuk memperoleh data sekunder dengan cara membaca dan menelaah buku-buku,
perundang-undangan. Sedangkan penelitian lapangan dilakukan guna memperoleh data
primer melalui wawancara dengan responden dan informan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab anggota TNI memiliki Harimau
Sumatera dalam bentuk awetan adalah disebabkan faktor jaminan hutang, faktor
pengobatan, serta kurangnya kepatuhan hukum oleh anggota TNI terhadap undangundang
yang sudah diberlakukan. Pertimbangan Hakim dalam penjatuhan pidana yang
ralatif ringan karana terdakwa berterus terang dan menyesali perbuatan dan terdakwa
hanya menerima barang titipan tidak bermaksud untuk memiliki. Pertimbangan hakim
terhadap barang bukti kepemilikan satwa yang dilindungi jenis Harimau Sumatera
diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh untuk dilakukan
pemusnahan karena barang bukti tersebut sudah dalam keadaan rusak.
Disarankan kepada Pengadilan Militer I-01 Banda Aceh untuk memberi hukuman
yang lebih berat mengingat Harimau Sumatera merupakan satwa yang dilindungi dalam
Undang-undang dan agar memberi efek era kepada pelaku, diharapkan kepada anggota
TNI untuk tidak menggunakan pengobatan dengan memanfaatkan satwa yang dilindungi.
Serta diharapkan kepada kepada pemerintah untuk mengembangkan program pemantauan
jangka panjang rentan tiga tahun terhadap populasi, ekologi, dan habitat, serta tingkat
ancaman terhadap Harimau Sumatera.
Tidak Tersedia Deskripsi
TINDAK PIDANA MEMILIKI HARIMAU SUMATERA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE) OLEH ANGGOTA TNI DALAM BENTUK AWETAN DAN PENERAPAN HUKUMNYA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN MILITER I-01 BANDA ACEH) (Annisa Syalifa Munira, 2017)
IDENTIKASI PARASIT GASTROINTESTINAL PADA HARIMAU (PANTHERA TIGRIS) DI TAMAN HEWAN PEMANTANG SIANTAR RNSUMATERA UTARA (ZAHWA TAMARA SUKMA, 2022)
IDENTIFIKASI CACING PARASIT GASTROINTESTINAL PADA HARIMAU SUMATERA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE), SINGA (PANTHERA LEO), DAN MACAN DAHAN (NEOFELIS DIARDI) DI TAMAN MARGA SATWA BUDAYA KINANTAN BUKITTINGGI IDENTIFIKASI CACING PARASIT GASTROINTESTINAL PADA HARIMAU SUMATERA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE), SINGA (PANTHERA LEO), DAN MACAN DAHAN (NEOFELIS DIARDI) DI TAMAN MARGA SATWA BUDAYA KINANTAN BUKITTINGGI (IDENTIFICATION OF GASTROINTESTINAL WORMS PARASITE OF SUMATRAN TIGERS (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE), LIONS (PANTHERA LEO), AND CLOUDED LEOPARDS (NEOFELIS DIARDI) IN TAMAN MARGA SATWA BUDAYA KINANTAN BUKITTINGGI (NADHRATUL MARDHIYYAH, 2020)
RAGAM PARASIT GASTROINTESTINAL PADA HARIMAU SUMATERA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE) DI PUSAT REHABILITASI HARIMAU SUMATERA DHARMASRAYA (PR-HSD) ARSARISUMATERA BARAT (Jihan Athifah, 2023)
PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1990 TENTANG KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM HAYATI DAN EKOSISTEMNYA TERHADAP PERLINDUNGAN HARIMAU SUMATERA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE) DI KABUPATEN ACEH TENGGARA (YULIANNOVA LESTARI, 2016)