<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32432">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YENNI JUNIATI SIMANJUNTAK</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
YENNI JUNIATI &#13;
SIMANJUNTAK &#13;
STUDI KASUS TERHADAP PUTUSAN &#13;
PENGADILAN NOMOR 57/PID.SUS/2014/PN-ADL &#13;
TENTANG TINDAK PIDANA NARKOTIKA YANG&#13;
DILAKUKAN OLEH ANAK &#13;
2017&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
&#13;
(v,67). Pp., bibl.,app. &#13;
(Nursiti,S.H.,M.Hum.)&#13;
Pasal 1 angka 7 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem &#13;
Peradilan Pidana Anak mengatur tegas mengenai keadilan  restorative justice dan&#13;
diversi yang dimaksudkan untuk menghindari anak dari proses peradilan dan&#13;
pemidanaan sebagai jalan akhir dan pasal 5 ayat (3) Undang-undang Sistem&#13;
Peradilan Pidana Anak juga ditegaskan bahwa anak wajib diupayakan diversi.&#13;
Namun pada putusan nomor 57/Pid.sus/2014/Pn-Adl, seorang anak berumur 17&#13;
tahun atas nama Anjasmara Torada terdakwa tidak mendapatkan haknya sama&#13;
sekali untuk diupayakan diversi, hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa&#13;
dengan pidana penjara selama 6 (enam) bulan. &#13;
Penulisan studi kasus ini bertujuan untuk menjelaskan putusan oleh&#13;
majelis hakim yang tidak tepat dalam perkara ini. Dan menjelaskan putusan hakim&#13;
yang dinilai tidak memperhatikan Sistem Peradilan Pidana Anak. &#13;
Penilitian ini bersifat  studi kasus apabila dilihat dari tujuannya termasuk&#13;
dalam penilitian hukum normative (normative legal research). Bahan yang&#13;
digunakan, yaitu melalui studi kepustakaan. Studi kepustakaan dilakukan dengan&#13;
maksud memperoleh bahan hukum primer, sekunder dan tersier yaitu melalui&#13;
serangkaian membaca, mengutip, menelaah perundang-undangan yang berkaitan&#13;
dengan objek pelitian. Sedangkan alat penilitian yang digunakan adalah studi&#13;
dokumen yang merupakan dokumen-dokumen hukum berupa putusan pengadilan&#13;
yang berkaitan dengan kasus yang teliti.&#13;
 Hasil penilitian menunjukkan bahwa majelis hakim dalam memutuskan&#13;
pidana penjara tidak tepat dalam perkara ini, karena terdakwa masih tergolong&#13;
anak–anak seharusnya anak tersebut di rehabilitasi. Demikian pula Hakim dinilai&#13;
tidak memperhatikan Undang-undang Sistem Peradilan Pidana Anak, dimana&#13;
terdakwa seharusnya mendapatkan haknya untuk diupayakan diversi serta&#13;
terdakwa tidak mendapatkan haknya untuk ditahan di ruang pelayanan khusus&#13;
anak. Berdasarkan putusan nomor 57/Pid.Sus/2014/Pn-Adl terdakwa ditahan&#13;
dalam tahanan Rutan dan tidak dibedakan dengan orang dewasa. Masa penahanan&#13;
terdakwa juga dinilai  sudah melebihi 50 hari sebagai mana telah ditentukan&#13;
dalam Undang-undang Sistem Peradilan Pidana Anak.  &#13;
Hakim dalam memutuskan suatu perkara khususnya perkara anak&#13;
hendaknya memperhatikan Undang-undang Sistem Peradilan Pidana Anak dan&#13;
lebih memahami masalah anak, serta mempertimbangkan keadaan sosial anak dan&#13;
harus menggali terlebih dahulu pendapat, penilaian serta pertimbangan dari LPKS&#13;
agar anak mendapatkan haknya sesuai peraturan perundang-undangan yang dibuat&#13;
oleh pemerintah.</note>
 <subject authority="">
  <topic>CRIMINAL COURTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>NARCOTICS - SMUGGLING - LAW</topic>
 </subject>
 <classification>345.01&#13;
&#13;
</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>32432</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-07-13 13:20:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-28 10:31:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>