Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM UPAYA MENINGKATKAN KREATIFITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KULINER ACEH (Penelitian Pada Siswa Kelas VIII-1 SMP Negeri 9 Langsa)
Pengarang
HASANAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1106104200005
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2013
Bahasa
Indonesia
No Classification
371.3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata Kunci: Metode demonstrasi, kreatifitas belajar siswa, kuliner Aceh.
Metode demonstrasi adalah cara pengajaran yang sistematis untuk memudahkan pelaksanaan kegiatan belajar siswa di dalam kelas guna mancapai tujuan yang telah ditentukan melalui peragaan atau pertunjukkan tentang cara melakukan sesuatu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui metode demonstrasi dapat meningkatkan kreatifitas belajar siswa pada mata pelajaran kuliner Aceh pada materi pembuatan dedah boh itek. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan 4 tahapan yaitu: Perencanaan, Tindakan, Pengamatan, Refleksi yang pelaksanaannya dilakukan dengan 2 siklus melalui pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 9 Langsa, berjumlah 32 siswa. Berdasarkan hasil analisis data hasil ketuntasan belajar 32 siswa dalam proses pembuatan dedah boh itek dengan metode demonstrasi pada kondisi pra siklus diperoleh nilai hasil belajar rata-rata 67. Siswa yang mencapai nilai ketuntasan berjumlah 13 orang, pencapaian nilai rata-rata 75, dengan persentase (40,6%), dan yang belum tuntas berjumlah 19 orang, memperoleh nilai rata-rata 55, dengan persentase (59,4%). Hasil analisis data pada Siklus I tercatat bahwa rata-rata ketuntasan hasil belajar siswa adalah 73. Siswa yang mencapai nilai ketuntasan berjumlah 18 orang, dengan nilai rata-rata 76 (telah mencapai Nilai Ketuntasan Minimal atau KKM), dengan persentase (56,2%), sedangkan 14 orang lainnya memperoleh nilai rata-rata 64, dengan persentase (43,8%). Selanjutnya pada Siklus II, nilai ketuntasan praktek keseluruhan siswa rata-rata adalah 82, dengan persentase (100%). Mengingat hasil ketuntasan belajar siswa sudah mencapai 100% pada Siklus II, maka peneliti tidak melanjutkan lagi kegiatan pembelajaran pembuatan dedah boh itek dengan menggunakan metode demonstrasi pada Siklus III. Dengan demikian ketuntasan belajar siswa dengan penerapan metode demonstrasi pada pembuatan dedah boh itek, pada setiap siklus mengalami peningkatan dan respon siswa terhadap pelaksanaan metode demonstrasi pada pembuata dedah boh itek sangat baik.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA MATERI LINGKARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 LANGSA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 (Herbet Siburian, 2014)
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS DAN IPA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 LEMBAH SEULAWAH ACEH BESAR (SURYATI, 2015)
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKN)
DI SMP NEGERI 3 LANGSA (Cut Faridah, 2013)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DAN PENGARUHNYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VIII SMP NEGERI3 BANDA ACEH TAHUN PELAJARAN 2011/2012 (Fitria Mustika, 2021)
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKN) DI SMP NEGERI 2
JAMBO AYE KABUPATEN ACEH UTARA (Nurjani, 2013)