<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32427">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH LAMA FERMENTASI TERHADAP MUTU TEH HITAM (STUDI KASUS DI PT.PERKEBUNAN NUSANTARA VI DANAU KEMBAR)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dian Fitriani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Teh hitam diperoleh melalui proses fermentasi. Proses fermentasi yang terlalu awal akan menghasilkan teh yang warnanya terlalu muda, mutu rendah dan cita rasanya belum terbentuk sempurna. Waktu fermentasi yang terlalu lama akan menghasilkan teh yang berwarna gelap, cita rasa kurang dan aromanya mulai menurun. Oleh karena itu dibutuhkan waktu fermentasi yang tepat untuk mendapatkan teh hitam dengan mutu baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi terhadap mutu teh hitam. Penelitian ini dilakukan di PT. Perkebunan Nusantara VI Danau Kembar Kabupaten Solok Propinsi Sumatera Barat dan Laboraturium Instrumentasi Pusat Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas. Perlakuan dalam penelitian ini terdiri dari 3 taraf  yaitu fermentasi 0 jam, fermentasi 1 jam dan fermentasi 2 jam. Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi derajat keasamaan (pH), kadar air, kadar gula, kadar kafein, uji warna dan uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang terbaik teh pada lama fermentasi 2 jam dengan persentase ph 5,04, kadar air 5,9%, kadar gula 2,4, kadar kafein 3,78 , dan uji warna 89,71°. Hasil pengujian dengan analisis sidik ragam (ANOVA) terhadap pH perlakuan lama fermentasi berpengaruh nyata (P&gt;0,05) untuk kadar gula dan kadar kafein berpengaruh sangat nyata (P&gt;0,05) untuk kadar air dan uji warna tidak berpengaruh nyata (P</note>
 <subject authority="">
  <topic>FERMENTATION</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>32427</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-07-13 13:07:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-19 09:04:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>