Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI PADA MATERI PEMBUATAN TELUR ASIN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA KELAS VIII.1 SMP NEGERI 3 JULI BIREUEN
Pengarang
Aisyah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1106104200028
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2013
Bahasa
Indonesia
No Classification
371.3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata kunci: Metode demonstrasi, keterampilan siswa
Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan, urutan melakukan kegiatan, baik langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan materi yang disajikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktifitas guru, aktifitas siswa, dan respon siswa dengan menggunakan metode demonstrasi pada materi pembuatan telur asin. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan 4 tahapan yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi dan Refleksi yang Pelaksanaannya dilakukan dengan 3 siklus melalui pendekatan kualitatif. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah, siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 3 Juli Bireuen, yang berjumlah 25 orang. Berdasarkan hasil ketuntasan belajar 25 siswa dalam proses pembuatan telur asin dengan metode demonstrasi pada kondisi pra siklus diperoleh nilai rata-rata keseluruhan berjumlah 60.8 katagori (Cukup).Siswa yang tuntas berjumlah 14 orang, dengan nilai rata-rata 72,85 katagori (Baik Sekali), dengan persentase (56%), dan yang belum mencapai ketuntasan berjumlah 11 orang, memperoleh nilai rata-rata 58,18 (Cukup) dengan persentase (44%). Ditinjau dari hasil analisis data pada Siklus I, nilai ketuntasan siswa keseluruhan berada pada skor rata-rata 69,8 katagori (baik), siswa yang tuntas berjumlah 17 orang, dengan nilai rata-rata 72,94, katagori (baik Sekali) dengan persentase (68%), sedangkan 8 orang lainnya memperoleh nilai rata-rata 63,13 katagori (Cukup) dengan persentase (32%). Selanjutnya pada Siklus II, nilai ketuntasan keseluruhan siswa rata-rata berada pada scor 74 katagori (baik sekali), siswa yang telah tuntas berjumlah 21 orang, dengan nilai rata-rata 75,71 (Baik Sekali), dengan persentase (84%), sedangkan 4 orang lainnya memiliki nilai 65 katagori (Baik), dengan persentase (16%). Dengan demikian ketuntasan belajar siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan metode demonstrasi pada pembuatan telur asin, pada setiap siklus mengalami peningkatan, dan respon siswa terhadap pelaksanaan metode demonstrasi pada pembuatan telur asin sangat baik. Disarankan kepada guru mata pelajaran keterampilan untuk selalu menerapkan metode demonstrasi.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA MATERI GERAK LURUS PADA SISWA KELAS VIII-2 MTSN 4 BANDA ACEH (Agus Saftia, 2018)
PENGARUH PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BENDA DAN SIFATNYA DI KELAS IV SDN 69 BANDA ACEH (Putri Afliana, 2014)
PENGARUH PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GAYA DI KELAS IV SD NEGERI 62 BANDA ACEH (NURUL AMELIA ADHA, 2013)
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI PADA MATERI FUNGSI ORGAN PERNAPASAN HEWAN DI KELAS V SD NEGERI 39 BANDA ACEH (Nurazizah, 2021)
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PAIR JIGSAW PADA MATERI JAHIT DAN SULAM UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN KETERAMPILAN
(PENELITIAN TINDAKAN KELAS PADA SMP NEGERI 1 BIREUEN) (Kamaliah, 2014)