Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PELAKSANAAN PELAYANAN KESEHATAN DALAM KERANGKA OTONOMI KHUSUS DI PROVINSI ACEH(SUATU PENELITIAN DI KOTA BANDA ACEH)
Pengarang
SRI MAULIZAR - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1303101010154
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pasal 5 ayat (1) Qanun Aceh Nomor 4 tahun 2010 Tentang Kesehatan menyatakan, bahwa “Setiap penduduk Aceh mempunyai hak yang sama dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan medisnya”. Namun pada kenyataannya pelayanan kesehatan di Kota Banda Aceh belum berjalan maksimal, hal ini dikarenakan terdapat berbagai kekurangan berupa sarana seperti jumlah peralatan medis dan prasarana seperti dokter spesialis serta ruang inap bagi pasien yang tidak mencukupi.
Tujuan dari penulisan skripsi ini untuk menjelaskan pelaksanaan pelayanan kesehatan dalam kerangka otonomi khusus, hambatan-hambatan yang dihadapi dalam melakukan pelaksanaan pelayanan kesehatan, serta upaya terhadap peningkatan pelaksanaan pelayanan kesehatan dalam kerangka otonomi khusus di Kota Banda Aceh.
Untuk memperoleh data dalam penulisan skripsi ini dilakukan penelitian kepustakaan dan lapangan. Penelitian kepustakaan untuk mendapatkan data sekunder dengan cara membaca peraturan perundang-undangan, yurisprudensi, dan buku literatur hukum atau bahan hukum tertulis lainnya. Penelitian lapangan untuk mendapatkan data primer yang berhubungan dengan penelitian ini melalui wawancara dengan responden dan informan.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pelayanan kesehatan dalam kerangka otonomi khusus di Kota Banda Aceh belum berjalan maksimal, hal ini dibuktikan dengan adanya berbagai kekurangan di sektor pelayanan kesehatan yaitu kurangnya sarana seperti jumlah peralatan medis yang tidak mencukupi dan prasarana yaitu jumlah dokter spesialis maupun perawat yang dimiliki masih berada pada standar minimal, serta hambatan dari segi aturan-aturan yang dibuat oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan yang lebih memudahkan pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan itu sendiri. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Kota Banda Aceh yaitu dengan memfasilitasi sarana dan prasarana yang lebih memadai dengan melakukan analisa-analisa terlebih dahulu.
Disarankan Kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan agar dapat membayar klaim asuransi tepat pada waktunya, selanjutnya bagi Rumah Sakit Umum daerah Meuraxa, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh, dan Puskesmas Kopelma Darussalam agar meningkatkan pelayanan kesehatan dengan menyediakan sarana yaitu peralatan medis yang mencukupi dan menyediakan prasarana yaitu dengan menyediakan tenaga medis diatas standar minimal.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH ALOKASI DANA OTONOMI KHUSUS BIDANG PENDIDIKAN DAN KESEHATAN TERHADAP PEMBANGUNAN MANUSIA DI PROVINSI ACEH: PERTUMBUHAN EKONOMI SEBAGAI PEMODERASI (Reka Yulianti, 2024)
ANALISIS PERBANDINGAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI ACEH DAN PROVINSI PAPUA SETELAH PENERAPAN OTONOMI KHUSUS (Mikyal Bulqiah, 2022)
PENGARUH ALOKASI ANGGARAN DANA OTONOMI KHUSUS SEKTOR PENDIDIKAN, KESEHATAN, DAN INFRASTRUKTUR DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN DI PROVINSI ACEH (Muhammad Munar Mukhsin, 2023)
PENGARUH DANA OTONOMI KHUSUS DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP OUTCOMES BIDANG KESEHATAN (STUDI EMPIRIS DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI ACEH) (TEUKU BEIZAR HAFNIBAR, 2016)
PENGARUH DANA OTONOMI KHUSUS TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI PROVINSI ACEH (TEUKU KHAIRIL AMAR, 2022)