Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
Analisis Nilai Religius Puisi Karya Maskirbi Pada Seulawah Antologi Sastra Aceh
Pengarang
Cahya Maulizati - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0806102010010
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2013
Bahasa
Indonesia
No Classification
808.81
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Analisis Nilai Religius puisi karya Maskirbi pada Seulawah Antologi Sastra Aceh”. Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah nilai religius pada puisi karya Maskirbi dalam Seulawah Antologi Sastra Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai religius yang terdapat dalam puisi-puisi karya Maskirbi pada Seulawah Antologi Sastra Aceh. Sumber data penelitian ini adalah Seulawah Antologi Sastra Aceh. Karya yang diterbitkan oleh Yayasan Nusantara dan Pemerintah DI Aceh tahun 1995 dengan tebal 728 halaman. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Data penelitian ini diolah dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai religius yang terdapat pada puisi-puisi karya Maskirbi dalam Seulawah Antologi Sastra Aceh meliputi (1) Hubungan manusia dengan Tuhan, dinyatakan dengan cara akulirik ingin dekat dengan Tuhannya, akulirik yang ingin memosisiskan dirinya sebagai hamba Tuhan, akulirik yang ingin berserah diri akan hidup dan matinya kepada Tuhan. (2) Hubungan manusia dengan dirinya sendiri, meliputi kesadaran si akulirik akan dirinya sebagai manusia biasa dan tiada daya dirinya tanpa kuasa Tuhan. Akulirik menerima takdir atau cobaan yang hadir dalam hidupnya dan tidak lupa untuk terus bertawakal di jalan Tuhan. (3) Hubungan manusia dengan manusia lainnya, dinyatakan dengan cara penyair mengingatkan kepada seluruh manusia melalui tulisannya agar tak lalai dengan kehidupan yang sementara, yang saat ini sedang kita jalani. (4) Hubungan Manusia dengan lingkungan sosial, meliputi penyair yang mengingatkan kepada sesama umat beragama untuk saling bertoleransi dalam beribadah dan menghargai perbedaan dalam beragama, karena setiap manusia memiliki keyakinannya sendiri, yang bersifat individual.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS UNSUR CITRAAN DALAM ANTOLOGI PUISI PERJALANAN LANGIT KARYA L.K. ARA (Sri Noviana, 2014)
STRUKTUR BATIN PUISI KARYA ROSNI IDHAM DALAM ANTOLOGI SASTRA BULIR MUTIARA PANTAI BARAT (Wahyu Linda, 2017)
ANALISIS NILAI EDUKATIF DALAM ANTOLOGI PUISI RNHUJAN SETELAH BARA KARYA D. KEUMALAWATI (Ruwaida Zahara, 2015)
ANALISIS BAHASA FIGURATIF DALAM ANTOLOGI PUISI ANGIN PERJALANAN KARYA L.K ARA (Ratna Sahara, 2018)
DIKSI PADA ANTOLOGI PUISI "HUJAN SETELAH BARA" KARYA D KEMALAWATI (Eva Evianda, 2016)